Berkreasi Dengan Tissue Decoupage

Seni kerajinan tangan dengan teknik decoupage ini sedang membooming kurang lebih dua sampai tiga tahun terakhir ini dan melalui seni ini sudah banyak kaum Ibu yang menjadi ahlinya serta menghasilkan banyak karya indah. Bukan itu saja, selain berkarya, pendapatan yang lumayan juga dapat diperoleh.

Decoupage sendiri berarti adalah menempelkan kertas tisu pada media tertentu, bisa bekas atau baru berupa kayu, kaleng, kaca, kain atau kanvas

Penasaran dengan seni kerajinan ini, aku mencoba membeli starter kit decoupage dengan media MDF (medium density fibreboard) berupa gantungan kunci.

Selain media tersebut, bahan yang diperlukan untuk pemula adalah lem cair, varnish, cat akrilik, kuas untuk cat dan kuas untuk varnish serta gunting.

dc1Degan mengikuti lembar petunjuk, aku dan anak-anak mulai mengerjakan media percobaan kami yang pertama. Tahap pertama yang dilakukan adalah cat media dengan cat akrilik dengan kuas spon secara merata ke seluruh permukaan media, kecuali bagian belakang.

dc2Setelah media dilapisi cat dengan merata, sambil menunggu cat mengering, mari kita memotong tisu sesuai gambar. Tisu decoupage ini adalah tisu khusus yang terdiri dari 3 lapisan.

dc3Setelah tisu yang selesai dipotong dan cat pada media mengering, waktunya untuk menempelkan kertas tisu potongan keatas media.

dc4Ada beberapa cara untuk menempelkan tisu pada media. Ada yang mengatakan media dilapisi lem cair lebih dahulu lalu lapisan teratas tisu ditempelkan. Tapi ada juga yang mengatakan lem cair ditempelkan pada tisu baru ditempelkan pada media. Ini persoalan “jam terbang” semakin sering berlatih, tisu akan menempel mulus tanpa gelembung karena udara yang masuk.

dc6Tunggu sampai seluruh potongan tisu yang ditempel pada media mengering. Setelah mengering,  lapisi seluruh permukaan media dengan varnish dan biarkan mengering.

Kesalahan dalam decoupage adalah tidak meratanya memberi lapisan lem pada kertas tisu, sehingga mengakibatkan permukaan tisu menggelembung atau berkerut.

dc7Tetap berlatih dan bersemangat untuk mencoba hal yang baru, sangat menyenangkan dan hobi baru akan selalu mendatangkan peluang yang baik jika ditekuni dengan sungguh-sungguh. Selamat mencoba dan berkreasi.


Eat Travel Doodle – Kuala Lumpur #GayaTravel

Kuala Lumpur sebagai ibukota Malaysia, merupakan kota yang tidak asing di telingaku sebagai warga Negara Indonesia. Malaysia berdasarkan letaknya terbagai atas Malaysia Barat dan Malaysia Timur, dimana Malaysia Barat terletak di Semenanjung Malaka dan Malaysia Timur terletak di Pulau Kalimantan. Jadi letaknya sangat berdekatan dengan sebagian wilayah Indonesia.

 
Kuala Lumpur merupakan kota yang memiliki banyak destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya wisata jalan-jalan saja, tapi Kuala Lumpur sebagai kota yang berakulturasi budaya India, Cina dan Melayu, merupakan tempat yang sesuai untuk wisata budaya dan wisata kuliner.

 
Andaikan aku mendapat kesempatan berkunjung ke Kuala Lumpur dalam Event “Eat Travel Doodle 2016” dari Gaya Travel, aku ingin dapat mengunjungi Petronas Twin Tower (Menara Kembar Petronas), Menara Kuala Lumpur, Bangunan Sultan Abdul Samad dan Jembatan Putra Jaya.

Jika ingin berwisata belanja dapat mengunjungi juga ke Bukit Bintang, Suria KLCC Mall, Berjaya Times Square juga patut dikunjungi jika membawa anak-anak, China Town dimana ada Central Market yang terkenal dengan pusat cindera mata,

 
Untuk wisata seni dan budaya, Kuala Lumpur memiliki Islamic Art Museum, Galeri Seni serta juga Mesjid Putra Jaya. Kabarnya wisatawan akan terpuaskan dengan keindahan seni dan budaya dari tiga etnis yang kuat mempengaruhi kota Kuala Lumpur. Islamic Art Museum merupakan Museum Seni Islam yang terbesar di Asia Tenggara.

Salah satu Masjid di dunia yang ingin aku kunjungi atau setidaknya aku abadikan keindahannya adalah Masjid Putra Jaya, mengapa ? karena masjid ini dari kejauhan seperti masjid yang terapung diatas danau, padahal ini dikarenakan masjid terletak di bibir Danau Putra Jaya. Tentu juga karena bentuk bangunan masjid yang unik dan indah. Masjid ini dibangun pada tahun 1997 dengan didominasi warna merah muda ini menggabungkan ciri-ciri arsitektur modern dan tradisional, yakni dengan mengadopsi seni arsitektur Persia jaman Kerajaan Safawi.

 
Wisata kuliner ? wah jangan ditanya lagi, Kuala Lumpur adalah surganya kuliner, bukan hanya budayanya saja yang dipengaruhi Cina, India dan Melayu, tapi juga kulinernya. Mau dari kuliner kelas street food ataupun restoran dan hotel berbintang juga tersedia. Tempat makanan yang hampir selalu ramai dikunjungi adalah kuliner di sepanjang Jalan Alor.

Lalu, makanan apa yang wajib dicoba disana ? tak lain adalah nasi lemak khas Malaysia, nasi Daun Pisang (nasi yang disajikan diatas daun pisang, khas India), nasi bumbu kare Kandar khas Penang, Palak Paneer khas India Utara berupa campuran keju kambing dan bayam yang dimakan bersama roti, Mee Siam berupa bihun dengan santan kental ataupun Kwetiau, mie lebar dengan campuran daging ayam, sapi atau seafood. Hm semua menggoda selera bukan ? Belum lagi, minuman segar yang menambah selera seperti teh tarik dan es kacang merahnya.

 
Kuala Lumpur, kota dengan berbagai destinasi wisata, sudah lama kuimpikan untuk kudatangi, namun belum ada kesempatan berkunjung kesana. Semoga kali ini melalui Eat Travel Doodle dari Gaya Travel yang akan diadakan pada tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2016 kuperoleh kesempatan itu, apalagi bersamaan dengan acara Keajaiban Malam – Magic of The Night di Marina Putra Jaya Waterfront. Wow, pasti bagus sekali.

 
Oh ya karena tema kegiatan ini selain Eat dan Travel juga Doodle, maka aku yang baru belajar ini, mencoba membuat doodle sesuai tema. Doodle Art sendiri adalah suatu gaya menggambar dengan cara mencoret, terlihat abstrak, ada yang tidak bermakna juga ada yang bermakna sesuai dengan kreasi pembuat, terkadang karya yang dihasilkan memiliki bentuk goresan seni yang unik. Salam.

EatTravelDoodle

 


Blogger (Seharusnya) Turut Mencerahkan Bangsa

Kalau diingat-ingat awal mula aku ngeblog itu karena awalnya aku suka membaca tulisan-tulisan Imelda Coutrier. Dari baca-baca, akhirnya jadi ingin buat blog sendiri. Dari Imelda juga aku mulai membuat blog gratisan dan sekarang yang berbayar. Punya blog sendiri ya (mulanya) untuk mencatat apa yang kualami, baik dari perjalanan atau pengalaman hidup sehari-hari sebagai orangtua, sebagai anak dan bahkan sebagai istri atau karyawan. Apa saja yang ingin aku tulis, ya aku tulis. Pokoknya tujuan awal – hanya mencatat, menulis dan sharing, sukur-sukur kalau bisa bermanfaat.

bl1

Belum lama ngeblog, aku masuk terpilih sebagai Finalis Srikandi Blogger 2013, padahal siapa lah aku ini, masih pemula walau sudah tua 😀 Dari event yang diadakan Komunitas KEB ini, kemampuan nulis dan ngeblogku mulai meningkat, mulai blog walking ke blogger-blogger muda yang keren punya. Namun ya karena keterbatasan waktu, aku tetap  masih belum beranjak menjadi blogger yang profesional. Walau banyak kulihat hal-hal yang baik jika sebuah blog mempunyai brand image dan menjadi blog yang mempunyai kekhususan, misal blog khusus kecantikan, perjalanan, wisata, kuliner, foto, memasak dan seterusnya. Singkat cerita, blogku masih antah berantah, masih suka-suka.

sumber : shewrites

sumber : shewrites

Dari ngeblog, jelas aku punya banyak teman. Salah satunya adalah aku pecah telur menerbitkan buku antologi pertama Hati Ibu Seluas Samudera bersama teman-teman blogger. Setelah itu sempat terpicu dan terpacu untuk menulis buku dan menerbitkan buku, hingga sekarang sudah ada 3 buku antologi fiksi, 1 buku antologi puisi dan 1 buku solo perjalanan – beberapa kali tidak lolos dalam event menulis membuat sementara mundur dulu dalam kegiatan menulis buku.

bl3

Selain teman dan bisa belajar nulis, ada dong hal-hal (materi) yang turut mengikuti, misalnya nih yang pertama ya hadiah finalis Srikandi Blogger 2013, lalu hadiah sponsor, lalu hadiah voucher belanja, lalu hadiah buku, lalu…..ah banyaklah tapi diatas semuanya itu ada bahagia batin yang tak terkira, kalau tulisan kita di blog dapat bermanfaat buat banyak orang, memberi semangat dan membuka wawasan, dari orang ga tahu menjadi tahu, dari yang putus asa jadi semangat.

Voucher SUSHI MATSU Resto

Tapi…..

Belakangan….belakangan nih, akhir-akhir ini beberapa kali aku membaca status-status teman blogger, yang entah saling irian atau saling baratan, eh maksudnya mungkin ada yang tidak suka dengan kegiatan teman blogger yang lain atau apalah. Ya sebenarnya wajar-wajar saja, di dunia mana saja, di dunia persilatan, di dunia wayang, di dunia kerja, yang kompeten, yang punya kemampuan ya pastilah yang menonjol.

bl4

Yang kompeten, pasti banyak memenangkan hadiah, pasti banyak diundang off air atau hadir untuk sharing di event tertentu, yang punya bayi misalnya, kalau dia kompeten menulis hal itu pasti akan diundang sharing tentang produk yang digunakan adek bayi, ya susu, ya minyak angin atau pampersnya, juga termasuk bagaimana cara mengatasi alergi pada anak.

@nikonindonesia #nikonyellow #nikonindonesia

@nikonindonesia #nikonyellow #nikonindonesia

Yang suka menulis tentang aktivitas perjalanan, ya pasti akan diundang ikut aktivitas seperti menginap di hotel atau mencoba jajanan baru di tempat makan tertentu. Yang tujuannya ya pasti membuat review tentang tempat-tempat itu. Bukan itu aja, test drive mobil pun jadi kerjaan blogger.

Mengajak blogger untuk membagikan informasi tertentu itu paling cepat dan handal saat ini. Seorang blogger kadang bisa punya 2-3 blog, seorang blogger bisa ikut di 5 sampai 10 komunitas, seorang blogger bisa punya beberapa akun, seorang blogger selain menulis, minimal ia juga memotret kegiatannya, yang juga bisa di share di grup media sosialnya….blogger itu sekali tepok, dua tiga nyamuk pasti kena….ups….ya tahu deh yang ku maksud. Selain review produk, buku, kegiatan, sharing, menulis melalui blog juga dapat menggalang persatuan dan kesatuan menghadapi suatu kondisi atau hal tertentu, misal kebutuhan pendidikan, kesehatan, bahkan perdamaian lintas agama dan bangsa.

free to express what is thought and felt in the community

Jadi….ya sudahlah, sebagai blogger yang aktif ataupun ga aktif (seperti aku), pesanku (mengingatkan diri sendiri) kalau ingin eksis ya tingkatkanlah kompetensi, banyak belajar, banyak baca, banyak berlatih menulis (ini penting banget untuk menghindari budaya copas), rutin nulis juga meningkatkan kemampuan lho, banyak ketemu sama blogger kondang yang kompeten – lebih baik aktif mata dan menulis hal positif. Rejeki sudah diatur sesuai kondisimu (ku).

Beberapa blog sumber inspirasiku :

  1. informasi tentang Jepang, filosofi hidup, pendidikan anak dan banyak hal – Imelda Coutrier
  2. informasi tempat-tempat asyik – Cerita Eka
  3. informasi jalan bersama keluarga – Myra Anastasia, Nurul Noe dan banyak lagi
  4. informasi perempuan dan teknologi, bisa dibaca di sini Shinta Ries
  5. informasi tentang pertanian – Arin Murtiyarini
  6. blog lain yang suka aku baca-baca juga diantaranya milik Suhanti yang diberi nama 3 Teddies 2 Bears

Penganugerahan SB 2014

masih banyak lagi blog yang aku datangi, walau tidak sering tapi menjadi tempat belajar dan menambah wawasan, sepanjang yang kutahu semua menginspirasi karena memang demikian adanya (seharusnya), blogger adalah pencerah bangsa, bukan pencerca :-)

Yuk ah kembali ke tujuan semula (dari hati nurani) untuk apa menjadi blogger

Salam

 

Sumber gambar : pribadi dan Google


Maknai Pendidikan Tak Hanya Sampai Hari Ini

Tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional, bagaimana kita memaknai hari ini sebagai bagian dari sebuah bangsa ? Apakah hanya berdiri diantara kumpulan orang di bawah sinar terik matahari pagi mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan tanpa memaknainya lebih lanjut ? Sehingga peringatan hanya akan menjadi sebuah peringatan, slogan dan sebuah update status belaka ?

Buat aku, sebagai seorang Ibu dari tiga orang anak yang sedang belajar, hari ini saatnya aku diingatkan bahwa ternyata pendidikan masih tidak merata, jauh dari harapan dan sementara bicara mengenai sistem pendidikan serta kesempatan anak memperoleh pendidikan akan menjadi suatu hal yang mesti dibahas secara komprehensip. Karena nyatanya, masih banyak anak tidak bersekolah, tidak mengenal baca tulis, lebih memilih bekerja untuk keluarga dan kurangnya tenaga pengajar.

Namun, daripada duduk bicara berjam-jam berdiskusi (kadang berdebat) membicarakan persoalan pendidikan di Indonesia, aku lebih senang masuk kedalam komunitas-komunitas yang nyata bekerja, menularkan pendidikan ke desa-desa, membagikan buku-buku yang kadang tak tersentuh oleh anak kota padahal buku pelajaran sudah dibeli mahal karena mereka lebih memilih mencari informasi melalui gadget dan fasilitas internet dengan googling/browsing daripada membaca buku.

ka1

Pendidikan (baca : belajar) itu perlu. Tidak harus melalui pendidikan formal, tapi milikilah sesuatu agar kita menjadi orang yang berpengetahuan, bukan hanya berkemampuan. Dan marilah menjadi orang-orang yang ikut ambil bagian disana, dalam kerja nyata seperti yang sudah dirintis para pejuang pendidikan sejak dulu,

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara, Tokoh Pendidikan

ki2

Ir Soekarno, Presiden RI Pertama

ki3

Anies Baswedan, Menteri Pendidikan

ki4

Albert Einstein

ki5

RA Kartini, Tokoh Emansipasi Wanita

Berikut kutipan tulisan yang dikirimkan Menteri Pendidikan, Bapak Anies Baswedan buat anak-anak Indonesia yang berada di perantauan,

Selamat Hari Pendidikan untuk anak muda yang belajar di perantauan. =========================

 

Lampu belajar masih menemani. Buku masih terbuka. Berjam-jam duduk di meja belajar. Mata terus membaca, tangan mencatat di buku tulis. Di kamar yang mungil, jauh dari kampung halaman.

 

Ribuan, bahkan ratusan ribu anak muda tinggalkan kampung halaman, jauh dari Ibu, Ayah, dan saudara mereka. Kampung halaman yang penuh kenangan masa kecil itu mereka tinggalkan untuk satu tujuan: pendidikan.

 

Semua pasti masih ingat saat keluarga mengantarkan, melepas bersekolah jauh. Kristal butiran air mata Ibu saat melepas anak berangkat seakan cermin jernihnya cinta. Anak adalah cinta berbalut harapan. Ibu melepaskan anak untuk merantau jauh demi pendidikan yang lebih baik; melepaskannya dengan cinta, mengalunginya dengan harapan, dan menyematkannya doa tanpa akhir.

 

Buat anak-anak muda yang sedang di rantau, jauh dari Ibu, Ayah dan saudara, pada malam menjelang Hari Pendidikan ini, saya ucapkan selamat berjuang, selamat belajar.

 

Rute perjalanan yang kalian tempuh adalah rute yang telah mengantarkan jutaan anak muda negeri ini meraih kehidupan yang lebih baik. Jaga stamina!

 

Yakinlah bahwa pendidikan akan bisa mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik. Pendidikan jadi tangga untuk menuju cita-cita, menuju harapan. Tiap hari satu anak tangga dilewati.

 

Anak muda memang seharusnya pilih jalan mendaki. Jalan berat penuh tantangan tapi bisa mengantarkan ke puncak. Jadikan perpisahan dengan keluarga itu sebagai awal perjumpaan dengan cita-cita.

 

Pada tiap lembar bacaan, ada doa Ibu dan Ayah. Pada tiap karya tulis dan pekerjaan dari guru atau dosen, ada harapan dari Ibu dan Ayah. Mereka mungkin tidak tahu satu per satu yang dikerjakan anaknya, tapi mereka tak pernah berhenti hibahkan semua yang mereka miliki untuk kebaikan dan kebahagiaan anak mereka.

 

Teruslah belajar. Jangan biarkan waktu bergulir tanpa makna. Buka hari dengan cerahnya mata hati, dan tutup hari dengan tuntasnya asupan ilmu dan pengetahuan baru.

 

Janjilah kepada Ibu dan Ayah, suatu hari nanti mereka akan melihat anak mereka pulang membawa ilmu, membawa makna dan menjawab semua doa dengan melampaui harapan Ibu dan Ayah mereka. Izinkan mereka kelak menyongsongmu dengan rasa bangga dan syukur. Doa tulusnya dijawab oleh keberhasilan anaknya.

 

Selamat Hari Pendidikan, selamat memasuki Bulan Pendidikan, selamat meneruskan belajar, dan selamat melampaui cita-cita!

 

Salam, Anies Baswedan Cilandak, 1 Mei 2016, 23.07

 

Selamat belajar, selamat memaknai hari ini sebagai hari yang berkelanjutan untuk meneruskan proses belajar ini pada orang lain di sekitar kita. Sang Maha Pencipta akan menolong kita mewujudkan setiap langkah dan niat baik untuk kemajuan bangsa.

Gambar dan Kutipan tulisan dari berbagai sumber


Do What You Love #nikonyellow #nikonindonesia

Do what you love  and Love what you do – sepertinya pepatah atau pesan yang selalu pas buat siapa saja, namun rasanya tidak semua yang namanya “DO” atau what I have to do adalah yang benar-benar aku suka 😀 nah begitu ada momen yang pas, maka jangan lewatkan untuk lakukan (- DO) dengan segera, termasuk kompetisi yang diselenggarakan oleh Nikon Indonesia melalui akun instagram dengan tema YELLOW.

nikonyellowHadiahnya sudah pasti oke punya, hadiah utama berupa Kamera DSLR D 3100. Caranya ya juga ga susah-susah amat, ikuti saja sesuai tema yaitu YELLOW alias warna kuning, tepatnya segala sesuatu yang ada hubungannya dengan warna kuning. Upload melalui akun instagram dengan caption wajib yaitu “Yuk follow @nikonindonesia dan ikutan YELOW Photo Competition (Mention ke 5 orang dalam akun instagram) #nikonindonesia #nikonyellow”

Lengkapnya persyaratan seperti ini :

Adapun syarat dan ketentuan lomba sbb :

1. Posting foto dengan tema “YELLOW” di Instagram kamu. Editing foto yang diposting diperbolehkan sebatas saturasi, cropping, selective color dan brightness tanpa menambahkan atau merubah esensi dari foto asli.
2. Wajib follow akun Instagram @nikonindonesia
3. Caption wajib : Yuk follow @nikonindonesia dan ikutan YELLOW Photo Competition (mention 5 orang teman kamu) #nikonindonesia #nikonyellow.
4. Periode lomba dan posting : 30 Maret s/d 10 April 2016 pukul 23:59.
5. Foto yang diupload harus adalah hasil karya sendiri dan tidak mengandung SARA atau hal-hal yang mendiskreditkan atau menyinggung perasaan pihak lain.
6. Peserta boleh Posting foto sebanyak-banyaknya di Instagram
7. Hadiah utama berupa 1 (satu) unit Nikon DSLR D3100 18-55mm Kit untuk satu orang juara pertama dan 3 (tiga)
buah Nikon Jacket untuk tiga orang juara harapan.
8. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada hari Rabu tanggal 20 April 2016 di akun @nikonindonesia.
9. Nikon Indonesia akan mengumumkan 12 nominasi yang terpilih pada hari Jumat tanggal 15 April 2016, dan para nominasi yang terpilih akan diminta untuk mengirimkan file original dalam bentuk soft file untuk proses verifikasi.
10. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
11. Nikon Indonesia tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan foto yang dilakukan oleh peserta lomba.
12. Terbuka bagi seluruh pengguna kamera digital (DSLR, Mirrorless dan Pocket) merk dan tipe apapun, kecuali tidak berlaku untuk kamera Hand Phone.
13. Foto yang dilombakan belum pernah menang dalam kompetisi apapun baik yang diadakan oleh Nikon Indonesia maupun di kompetisi lainnya.
14. Lomba ini hanya terbuka bagi peserta yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

#nikonindonesia #iamindonesia

Nah ga susah kan, ayo hunting foto bertema YELLOW dan segera upload ke akun instagram kalian. Aku suka ? Ya suka banget walau aku masih belajar menggunakan kamera DSLR ku ini, ini salah satunya

@nikonindonesia #nikonyellow #nikonindonesia

@nikonindonesia #nikonyellow #nikonindonesia

Selain menyalurkan hobi, kita juga bisa belajar dari teknik-teknik yang keren abis dari peserta yang lain. Keren-keren bingits. Yuk yang suka memotret, mari berkompetisi dan belajar meningkatkan hobi memotret. Selamat memotret :-) kalau suka, soal hadiah itu masuk urutan yang kesekian deh….