Destinasi Liburan Seru Bersama Keluarga Di Genting Highland

Genting Highland atau yang dikenal juga dengan sebutan Tanah Tinggi Genting atau Genting saja, terletak 1.740 meter di atas permukaan laut dan merupakan puncak gunung dari pegunungan Titiwangsa di Malaysia. Tepatnya terletak di  antara dua negara bagian yaitu Selangor dan Pahang.

Dari Kuala Lumpur menuju Genting dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi, bis atau taksi selama kurang lebih selama dua jam perjalanan. Dan jika kita menggunakan pesawat terbang dan tiba di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) maka dapat menggunakan bis atau taksi menuju ke Genting ini.

Dapat pula menggunakan kereta gantung Genting Skyway yang saat ini merupakan yang tercepat di dunia dan terpanjang di Asia Tenggara, untuk merasakan sensasi yang berbeda karena perjalanan dengan kereta gantungnya berlangsung cukup lama dan dengan ketinggian yang menantang. Berani mencoba?

sumber : nst.com.my

Banyak tempat liburan yang dapat dikunjungi di Genting ini. Sebagian wisatawan mengenal Genting Highland dengan nama Resort World Genting. Dengan ketinggian sekitar 1.740 mdpl itu, Genting Highland adalah tempat yang sejuk dan menarik, dengan udara yang masih bersih namun kawasannya sudah tertata dengan modern, yang juga bersahabat bagi anak-anak dan keluarga.

Tempat wisata di Kuala Lumpur ini dibangun pada tahun 1964. Seorang pria bernama Tan Sri Lim Goh Tong membangun usahanya di sini dan menamainya Genting Highland Berhad. Sejak saat itu kawasan ini dikenal dengan nama Genting Highland, dan sekarang berkembang menjadi kawasan wisata di Kuala Lumpur yang dikunjungi banyak wisatawan.

Lalu, ada apa saja ya di Genting Highland?

Ripley’s Believe It or Not

Sumber : amylee.biz

Pasti sudah kenal kan dengan museum barang-barang ajaib yang sudah lama terkenal di dunia ini? Salah satu museumnya dibangun di Genting Highland dan bisa dikunjungi setiap hari. Ada banyak hal seru di dalam museum ini sama seperti di banyak museum lain, benda-benda dan kejadian yang mencengangkan dari seluruh dunia dicatat di sini. Believe It or Not, keputusan ada di tangan pengunjung sendiri.

Genting Highlands Theme Park

Sumber : almrsal.com

Wahana wisata ini selalu jadi favorit para keluarga untuk menghabiskan waktu di Genting Highland. Orang dewasa dan anak-anak sama-sama bisa menikmati liburan ke sana dengan sama serunya karena merupakan tempat hiburan indoor. Rata-rata, wisatawan suka naik kereta gantung yang ada di sana.

Awana Skyway

Masih berupa kereta gantung, yang terbaru dan jadi favorit adalah Awana Skyway yang menghubungkan kawasan Genting dengan wilayah lain. Ketika naik kereta gantung ini, kamu akan berasa di atas awan karena memang dibangun di atas ketinggian yang cukup lumayan. Cukup menantang nyali pula.

Genting Strawberry Leisure Farm

sumber:gentingpermairesort.wordpress.com

Melihat kebun strawberry dan memetik langsung dari tangkainya, bisa dilakukan di Genting Strawberry Leisure Farm ini. Kawasan Genting yang tinggi dan sejuk membuat tanaman stroberi tumbuh dengan subur. Buah yang kamu petik juga bisa dibawa pulang loh, asyik bisa buat oleh-oleh. Tentu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan buat anak-anak memetik langsung stroberi matang dari pohonnya.

Snow World

Sumber : blog.rwgenting.com

Meski di kawasan pegunungan yang tidak bersalju, tapi kamu bisa menemukan salju di Genting Highland. Di dalamnya ada wahana permainan yang seru, yang dipenuhi oleh salju yang memutih. Soal suhu, jangan ditanya. Sudah pasti dingin sekali di dalamnya. Jadi jangan lupa bawa jaket atau baju hangat, topi, sarung tangan dan sepatu yang cukup tebal, kalau mau main ke Snow World ya.

Chin Swee Cave Temple

Sumber : alectravelguide.com

Kuil ini dibangun di tepi tebing dekat dengan jalan raya. Ini adalah kuil China, dengan gaya pagoda menjulang tinggi, menusuk ke ujung langit yang seolah sangat dekat dengan puncak kuilnya. Baik yang ingin beribadah atau sekedar berfoto, Chin Swee Cave Temple adalah tempat sempurna untuk mengabadikan momen di Genting Highland. Rasanya kurang lengkap jika ke Genting Highland, jika tidak mampir ke Chin Swee Cave Temple yang menjadi salah satu ikon terbesar di sana.

Nah tunggu apa lagi, ayo kemas pakaianmu dalam ransel atau koper, tempat ini bisa menjadi alternatif berakhir pekan bersama anak-anak dan keluarga. Selamat bersenang-senang :-)

 

Baca juga : Wisata Rohani Goa Maria Sendang Sono

 


Buku Baru : 101 Travel Tips and Stories Indonesia, Claudia Kaunang Dkk

Puji Tuhan, akhirnya buku ini terbit dan berada dalam deretan buku BEST SELLER di Toko Buku Gramedia. Walaupun ini bukan buku solo ku tapi tentunya aku sangat gembira karena ada tulisanku di dalam kedua buku ini.

bs1

bs2

101 Travel Tips & Stories Indonesia adalah perpaduan antara “Travel Guidebook” dan “Travelogue”, buku ini terdiri dari dua buku. Keduanya merupakan buku  antologi traveling dengan destinasi daerah-daerah di Nusantara. Awal penulisannya sejak pembukaan penawaran menjadi kontributor pada bulan Februari 2015 dan dalam proses panjang, buku yang diprakarsai penulis kondang Claudia Kaunang ini akhirnya terbit di pertengahan Agustus 2017.

ck1

Dalam buku pertama, kita  bisa menemukan tips dan cerita wisata di Banda Aceh, Bengkulu, Lampung, Cirebon, Semarang, Demak, Karimun Jawa, Sambas, Pontianak, Bali, Kupang, Makassar, dan Wakatobi.

Sedangkan dalam buku kedua, kita  bisa menemukan tips dan cerita wisata di Medan, Padang, Palembang, Belitung, Magelang, Solo, Bawean, Malang, Singkawang, Samarinda, Lombok, Kendari, dan Buton.

Ada beberapa bagian dalam setiap buku, yaitu First Timer Guide, Travel Better, Eat Cheaper, Shop Smarter dan Stories and Sharing.

  • Pemula di dunia perjalanan? Bagian “First-Timer Guide” dibuat khusus untukmu.
  • Sering jalan-jalan dan mau tahu tips dan trik traveling supaya perjalanan berikutnya lebih baik? Silakan baca bagian “Travel Better”.
  • Suka wisata kuliner dan belanja? Coba baca bagian “Eat Cheaper” dan “Shop Smarter” yang berisi banyak rekomendasi pilihan.
  • Dan entah kamu traveler pemula atau ahli, belum pernah atau sudah terlalu sering jalan-jalan, bagian “Stories & Sharing” bisa menghibur serta memberimu inspirasi bahwa selalu ada cerita di balik setiap perjalanan.

Total ada 23 traveler bergabung dengan Claudia Kaunang untuk menulis antologi ini. Dalam buku pertama, mereka ada sebelas traveler yaitu  Ferhat Muchtar (Banda Aceh), Dian Maharani (Bengkulu), Anjar Anastasia (Lampung), Donna Widjajanto (Cirebon), Mita Vacariani (Semarang), Dian Nafi (Demak), Bondny (Karimun Jawa,Wakatobi), Ana Westy (Sambas), Yeni Harmastuti (Pontianak), Mariana Ikun Pareira (Kupang), dan Diadjeng Laraswati (Makassar).

teks cover 101 Travel Tips & Stories Indonesia Buku 1_100317.indd

Sedangkan dalam buku kedua, ada dua belas traveler bergabung dengan Claudia Kaunang yaitu Maya Malahayati (Medan), Indrawati Rahardjo (Padang), Rosmayanti Mutiara (Palembang), Donna Widjajanto (Belitung), Hendra Fu (Solo), Denny Sugardo (Bawean), Dwi Astuti (Malang), Ana Westy (Singkawang), Theresia Mening (Samarinda), Herma Suhaini (Lombok), Diadjeng Laraswati (Kendari), dan Bondny (Buton).

teks cover 101 Travel Tips & Stories Indonesia Buku 1_100317.indd

Aku, mereka dan kita semua membuktikan bahwa Indonesia terlalu indah untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apa lagi, yuk siapkan ransel dan mari kita jalan-jalan menjelajah negeri Indonesia tercinta, dengan membawa buku ini sesuai dengan destinasi yang kita tuju. Buku sudah tersedia di Toko Buku Gramedia.

  • Author Claudia Kaunang Dkk No GM  617217008 ISBN 978-602-03-3165-2 Price  Rp 78.000 Size 13.5x20cm Total Pages  288 pages Date Publsihed 14 Aug, 2017 Category Reference and Dictionary
  • Author  Claudia Kaunang Dkk No GM 617217009 ISBN 978-602-03-3159-1 Price  Rp 78.000 Size  13.5x20cm Total Pages  288 pages Date Publsihed 14 Aug,2017 Category Reference and Dictionary

Sumber : Gramedia Pustaka Utama


Seperti Meises

Hidup itu penuh warna

 

meis

Sama seperti meises, beginilah rupa teman-teman di sekitar kita, semua manis, semua bagus tapi tidak semua warna sesuai dan pas buat kita.

 

Lalu apakah kita bisa memilih siapa yang akan menjadi rekan kerja kita ?

 

Selain kita berusaha saling menyesuaikan diri dengan warna yang ada, asal tidak jadi berubah warna atau tercampur