Saya Siap Divaksin

Featured

8a2fd0f9-d4c3-4ddd-aa37-b8a5c1d67df9

Saya Siap Divaksin….

Sungguh, saya takut sekali sama jarum suntik. Saya bersyukur berada di RS hanya pada saat melahirkan atau pada saat anak dan keluarga dirawat di RS.

Tapi, kali ini, saya mesti siap divaksin, demi diri sendiri dan demi kepentingan orang banyak.

Siapa saja orang banyak itu? ya yang pasti orang terdekat di rumah, teman di lingkungan kerja dan orang sekitar.

Vaksin ini melindungi diri dan orang-orang yang tidak dianjurkan bisa menerima vaksin, padahal imunitas mereka rendah seperti manula dan bayi. Mertua saya berusia 94 tahun, pakde bude saya berusia diatas 70 tahun, juga banyak anak cucu keponakan.

Oh ya, sekali divaksin, tidak membuat kita menjadi orang “sakti” atau kebal ya, kita tetap harus menerapkan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan).

Salam sehat. Peduli dimulai dari aku…. 😉 Walau takut disuntik tapi aku siap divaksin, demi kamu……


FGD Tim PZI BTP Menuju WBBM

Pada hari ini, Selasa, 2 Maret 2021, Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) Balai Teknologi Polimer (BTP) telah menyelenggarakan Acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemantapan Persiapan Internal menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Pengaruh Faktor Eksternal terhadap Pelayanan Publik” secara virtual.

WhatsApp Image 2021-03-02 at 14.50.36

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor eksternal terhadap pelayanan publik yang prima dan persiapan internal dalam meraih predikat WBBM.

Acara FGD dibuka oleh Kepala Balai Teknologi Polimer, Dr. Chandra Liza dan arahan disampaikan oleh Bapak Ir. Burhanuddin Guntur, mewakili Inspektur.

clh

WhatsApp Image 2021-03-02 at 09.58.30

Topik yang dibahas pada FGD kali ini yaitu tentang pengaruh eksternal terhadap pelayanan publik, penyiapan internal dan internalisasi pegawai menuju WBBM dengan Narasumber sebagai berikut:
– Drs. Wawas Swathatafrijiah, M.Si – Inspektur II, Kementerian Perindustrian

WhatsApp Image 2021-03-02 at 09.58.28– Zulfiyandi, A.Md – Pranata Nuklir Ahli Muda, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif, BATAN

WhatsApp Image 2021-03-02 at 12.19.28

Diantara kedua paparan tersebut, terdapat jeda dengan diselenggarakannya kuis interaktif 5 pertanyaan terkait Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas, yang dipandu MC Amalia Istiqomah dan Ketua Panitia David Hutabarat melalui aplikasi menti.com

kuis

Setelah paparan masing-masing selama 30 menit dari kedua narasumber, acara dilanjutkan dengan Diskusi dan Tanya Jawab, yang pertanyaannya telah disampaikan melalui link slido

WhatsApp Image 2021-03-02 at 11.45.25

Selain dihadiri oleh peserta internal dari Balai Teknologi Polimer, kegiatan FGD ini juga dihadiri oleh GM Reformasi Birokrasi Kedeputian TIEM, Ibu FM Erny Soekotjo, Kepala Balai Bioteknologi, Dr. Anis Mahsunah dan teman-teman dari Balai Bioteknologi BPPT dan Pusat Teknologi Limbah Radioaktif BATAN.

peserta

Acara inti berupa Paparan dan Diskusi, yang aku moderatori ini, akhirnya selesai pada pukul 11.45, dengan beberapa kesimpulan sebagai berikut :

  • Tonjolkan WOW nya Unit Kerja. Jangan berpuas diri. Tetapkan Langkah strategis. Tim di improve. Evaluasi apa yang menjadi kelemahan unit. Lakukan Inovasi di setiap area
  • Perlu penyampaian capaian inovasi ke publik, dengan pengemasan
  • Jika ingin mencapai WBBM, beyond di atas rata2, berbeda dengan yang lain, ada keunikan dari seluruh satker di seluruh Indonesia
  • Pengakuan pelanggan : testimoni atau apresiasi. Inovasi dan berbuat untuk negeri
  • Adanya 5 kunci :  komitmen dari semua pihak (pimpinan, manajemen, pegawai), kemudahan (kecepatan, ketepatan pemberian layanan dan responsif pada keluhan), program beorientasi berdampak langsung pada masyarakat, ada monitoring dan evaluasi secara rinci (baik ada atau tidak ada masalah, kendala, kelebihan/kekurangan, rekomendasi rencana aksi tindak lanjut) dan media publikasi untuk memberi informasi mengenai layanan melalui website, IG, FB
  • 6 area pengungkit saling berhubungan – berdampak signifikan terhadap Pelayanan Publik
  • Manajemen Pelanggan dan Peningkatan Kualitas PP : hal2 yang perlu diperhatikan dalam peningkatan inovasi

Semoga dengan diselenggarakannya FGD ini, menambah wawasan dan semangat kita semua untuk mencapai predikat WBBM.

Untuk mengikuti jalannya acara FGD ini dapat juga melalui link Youtube di sini

 


“Hanya Karena Ibu” dalam Antologi “Pulang”

Ibu adalah sosok yang selalu dirindukan. Buat kebanyakan orang pada umumnya. Tapi mungkin tidak, bagi sebagian orang. Ibu juga bukan manusia sempurna. Ibu punya banyak pilihan dan pada beberapa ibu ada keberanian untuk memilih. Setidaknya kalau Ibu bukan alasan untuk pulang, makam Ibu akan jadi tempat untuk ungkapan syukur dan kerinduan.

IMG-20210213-WA0003-1

Dalam sebuah event yang diadakan oleh Perkasa Creative Writing bertema Pulang, di akhir 2020, aku menuliskan sebuah cerpen berjudul Hanya Karena Ibu. Karena memang hanya Ibu-lah, alasan kerinduan Ginanjar, sang tokoh untuk pulang ke rumah. Bagi Agin, begitu ia biasa disapa adik-adiknya, Ibu adalah penguat, pendorong dan penopang hidupnya. Di tengah kekacauan hidupnya, bayang Ibu membuat ia mampu bertahan. Ibu juga menguatkan agar Agin sabar menanti keputusan dari balik jeruji penjara.

Mari kita nantikan terbitnya buku antologi Pulang ini, yang juga berisi kisah dari para penulis lain, yang menyentuh hati para pembaca.

Salam literasi.


Pengalaman (Pertama) Uji Kompetensi Inpassing/Penyesuaian JFK

Pada hari Kamis, tanggal 4 Februari 2021, aku mengikuti Uji Kompetensi. Berdebar untuk mengikutinya karena ini baru pertama kali aku ikuti dan kedua juga karena dilaksanakan dengan daring (melalui zoom meeting) sehingga berdebar karena khawatir pada kendala teknis.

Baru pertama kali aku ikuti karena Jabatan Fungsional (JF) sebelumnya, belum mempersyaratkan Uji Kompetensi baik untuk Inpassing maupun untuk kenaikan jenjang. Aku memilih jalur Jabatan Fungsional sejak tahun 2001. Level Jabatan Fungsional-ku yang terakhir adalah Perekayasa Madya IV/c tmt 1 April 2015 sd 2020.

Mengapa aku mengikuti Uji Kompetensi? dan apa itu Uji Kompetensi? Di sini penjelasannya.

Berdasarkan UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PP No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PermenpanRB No 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan dan Pembinaan Jabatan Fungsional PNS, maka Uji Kompetensi dipersyaratkan sebagai salah satu syarat dalam kenaikan jenjang dan atau inpassing/penyesuaian dalam JF PNS.

Prinsip utama Inpassing ini ada pada tahap Uji Kompetensi untuk memastikan pegawai yang diusulkan benar-benar kompeten di bidang JF Kepegawaian (JFK)

Aku mengikuti Uji Kompetensi karena bermaksud mengikuti kegiatan penyesuaian/inpassing ke JFK Analis Kepegawaian Ahli Madya

Uji Kompetensi adalah proses pengukuran dan penilaian terhadap kompetensi teknis, manajerial dan/atau sosial kultural dari seorang ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatan ( dalam PermenpanRB No 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan dan Pembinaan Jabatan Fungsional PNS)

Pelaksanaan Uji Kompetensi ini diawali dengan Surat Usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian ke Instansi Pembina JF. Lalu Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Instansi Pembina JF Analis Kepegawaian, melakukan verifikasi dan validasi.

Pada hari Selasa, tanggal 2 Februari 2021, hasil verifikasi dan validasi diumumkan. Nama-nama peserta yang lolos Uji Kompetensi untuk Penyesuaian/Inpassing JF Analis Kepegawaian dan Asesor SDM Aparatur, diumumkan melalui website BKN.

Dalam pengumuman tersebut, disampaikan petunjuk yang jelas untuk prosedur pelaksanaan Uji Kompetensi yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2021, Materi Uji dan Persyaratan Daftar Ulang.

Uji Kompetensi sendiri terdiri dari dua macam Uji yaitu

  • Computer Based Test
  • Wawancara Tertulis berupa pengisian Lembar Peak Experience, yang mencakup Kompetensi Teknis, Manajerial dan Sosial Kultural.

Pada Hari H, Uji Kompetensi diawali dengan Laporan Pelaksanaan oleh Dr. Herman, M.Si selaku KaPusbin JF Kepegawaian. Lalu Arahan dan Pembukaan oleh Drs. Haryomo Putranto, M.Hum selaku Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian.

ukom2

ukom1

ukom4

 

Sesuai arahan, pelaksanaan CBT ini diselenggarakan di kantor masing-masing, dengan mengenakan dress code Batik. Demikian aku mengikutinya di Ruang Serba Guna seorang diri, dengan bantuan dari Tim SMMI, untuk menjamin jaringan/koneksi baik dan aman. CBT dilaksanakan kurang lebih 90 menit untuk 100 soal pilihan ganda.

Sedangkan Wawancara Tertulis, sudah aku kirimkan (submit) dalam 24 halaman pada tanggal 3 Februari 2021, dengan link yang juga sudah disediakan.

ukom5

ukom3

Peserta juga mengisi Daftar Hadir sesuai link yang diberikan.

2021-02-23 11.33.51

Pengumuman Hasil Uji Kompetensi diumumkan pada hari Sabtu, tanggal 21 Februari 2021 melalui website. Dengan standar kelulusan pada angka 70, dengan bobot 40% untuk CBT dan 60% untuk Wawancara Tertulis, melalui Pengisian Form Peak Experience. Puji Tuhan, aku dinyatakan lulus.

Demikian sekilas cerita pengalamanku mengikuti Uji Kompetensi untuk pertama kalinya. Langkah dan proses administrasi selanjutnya, adalah menunuggu Surat Rekomendasi dari BKN dan Penetapan Angka Kredit. Semoga semuanya berjalan lancar. Amin.

Tak lupa terima kasih untuk semua pihak yang membantu dalam proses Ujian ini, baik dari Biro SDMO BPPT, Manajer Unit SDM BTP dan Manajer Unit SMMI BTP beserta tim nya. Dan doa dari keluargaku tentunya dan teman yang selalu mendukungku. Semoga ini menjadi keberkahan buat kita semua. Amin.