Perlindungan Terhadap Anak Di Mata Saya

Kamis sore, beberapa saat sebelum aku pulang kantor, seorang teman mengirimkan broadcast message ke ponsel ku. Agak enggan sebenarnya membaca BM apalagi sudah ingin segera pulang.

Namun mengintip akhir kalimat BM tersebut, aku jadi penasaran membukanya, seperti biasa dengan teknik speed reading aku membaca dengan rasa sedih, marah dan bergidik dibuatnya. BM itu entah benar berasal dari sumber pertama atau tidak, berisi pesan dari seseorang yang menceritakan hasil percakapan mengenai kronologis kejadian seorang anak yang mengalami pelecehan seksual di sekolahnya.

Aku sedih dan marah, singkat langsung aku membalas pesan tersebut, dengan kata “menyedihkan, biadab, pengen nangis” Benar, sepanjang perjalanan menuju ke rumah, aku merasa sangat sedih, membayangkan seorang anak yang tak berdaya, usia kanak-kanak dalam tekanan orang dewasa yang sakit jiwa. Aku selalu tidak bisa menerima tindakan seperti ini, tindakan yang dilakukan orang yang “lebih berkuasa” terhadap orang yang “lebih lemah”. Jika pelaku seorang yang waras, lakukan lah itu kepada orang yang seimbang dengan dirinya, jangan kepada anak-anak yang tak mampu melawan, itu tindakan pengecut bukan.

Sumpah serapah, tidak cukup hanya untuk diucapkan dan disebarluaskan. Tiba di rumah, cepat-cepat aku mencari si bungsu. Oh Puji Tuhan, ia sedang tidur. Aku bertemu si Tengah, dan aku menceritakan isi BM itu dengan versiku (tidak sevulgar isi aslinya) dan sambil bercerita aku menangis sesegukan. Sedih sekali.

Menurutku, saat ini ada 3 (tiga) hal penting yaitu hukuman bagi pelaku, pemulihan fisik dan mental bagi korban dan tindakan pencegahan kejadian berulang.

Untuk hukuman bagi pelaku baik untuk peristiwa ini maupun peristiwa lainnya, sudah ada petisi yang dirancang oleh Wadah Change.Org untuk memberikan hukuman yang sesuai bagi pelaku, simak petisi itu disini

Change.org adalah platform petisi terbesar di dunia, memberdayakan orang di mana pun untuk menciptakan perubahan yang ingin mereka lihat.

Terdapat lebih dari 40 juta pengguna Change.org di 196 negara, dan setiap hari orang menggunakan alat kami untuk mentransformasi komunitas mereka – secara lokal, nasional dan global. Apakah itu perjuangan seorang ibu melawan bullying di sekolah putrinya, pelanggan yang mendesak bank untuk membatalkan biaya yang tidak adil, atau warga negara yang menuntut pejabat korup bertanggungjawab, ribuan kampanye yang dimulai oleh orang-orang seperti Anda telah menang di Change.org – dan akan lebih banyak lagi kemenangan setiap minggunya. Baca selengkapnya di website www.change.org

Tindakan hukum sudah dalam penanganan yang berwenang dan petisi sudah aku tandatangan untuk memberi masukan bahwa hukuman yang sewajarnya memang diperlukan agar ada efek jera bagi pelaku dan orang-orang yang bermaksud melakukan tindakan kriminal tersebut.

Lalu selanjutnya adalah pemulihan fisik dan mental bagi korban. Ini adalah tahap yang memerlukan proses cukup lama dan memerlukan penanganan serius karena tidak hanya pemulihan kesembuhan badaniah tapi juga jiwa korban. Seorang teman psikolog mengatakan bahwa korban perlu dibawa ke psikolog anak untuk menetralisir trauma. Korban diajak untuk menghadapi ketakutannya karena semua yang berhubungann dengan kejadian, bisa membangkitkan rasa takut, misal bentuk kamar mandi, warna baju seperti seragam pelaku, alat-alat kebersihan di kamar mandi, suara seseorang, sosok seseorang yang mirip pelaku dan banyak hal.

Proses pemulihan trauma korban, memerlukan dukungan teman dan keluarga, khususnya orangtua.

Hal yang terakhir adalah pencegahan terjadinya kejadian serupa, adalah memerlukan perhatian banyak pihak, khususnya orang tua. Di era sekarang ini, dimana orang tua keduanya bekerja, kurangnya waktu yang berkualitas buat anak-anak, maka perlu diperbaiki, orangtua diminta untuk lebih memperhatikan anak-anaknya. Tidak cukup hanya bertanya atau menelpon dari tempat kerja atau menanyakan kepada pembantu, khususnya anak-anak di usia balita, bisa juga cek fisik sambil memijat mereka saat mereka menjelang tidur, apakah ada lebam di tubuh karena terjatuh atau bermain bersama teman.

Selain itu, yang terpenting adalah komunikasi dengan baik, dengan anak, beri pengertian pada anak diantaranya bahwa alat vital adalah milik pribadi, yang mesti dijaga dan tidak mengijinkan orang lain untuk memegangnya. Ceritakan kepada mama atau papa kalau ada yang memaksa untuk memegangnya.

Pihak Sekolah, sebagai penyelenggara pendidikan bagi anak-anak, juga mesti bertanggungjawab dengan semua kejadian di sekolah. Anak-anak yang minta ijin ke toilet, diawasi berapa lama berada di toilet, ini sebagai sebuah bentuk perlindungan bagi anak-anak. Sekolah juga mesti memberikan pembinaan dan perekrutan yang baik kepada karyawannya, dari tingkat Guru, pegawai Administrasi sampai petugas Kebersihan dan Satpam.

Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan memberikan tindakan yang tegas pada Sekolah yang tidak mampu melakukan tugasnya sebagai tempat pembinaan bagi anak didik, agar tidak terjadi kejadian serupa baik di sekolah tersebut maupun di tempat lain.

Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar semakin waspada dalam memberi perlindungan pada anak-anak. Semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi dan seandainya ada korban mau melaporkan kejadian tersebut sehingga memberi jera pada pelaku.


Kedai Bu Broto Bintaro

Mampir ke Kedai Bu Broto yang terletak di Jalan Bintaro Utama III Blok AP No 52 Bintaro Jaya Sektor III, serasa pulang ke rumah orang tua. Suasananya sungguh njawani sekali, banyak dengan ukiran, dengan meubel yang sebagian besar didominasi kayu jati warna coklat. Belum lagi dengan alunan musik berirama keroncong yang mendayu-dayu dengan cengkoknya, menambah kerasan berada disana.

Kedai yang tidak terlalu luas ini, dengan kurang lebih ada sekitar 10 meja di ruang utama, memberikan suasana yang nyaman bagi pengunjung. Dengan dekorasi yang unik, pelayanan yang cepat, pramusaji yang cekatan dan menu rumahan yang disajikan dengan istimewa.

Kami memesan nasi ayam komplit yang terdiri dari nasi, ayam goreng, tahu tempe dan ikan asin, nasi andalan kedai yaitu nasi sangrai kamsek (alias kampungan sekali), ya benar-benar nasi ndeso tapi disangrai dengan bumbu sehingga rasanya menjadi sedap dan gurih, disajikan dengan aneka lauk, telur dadar tipis, kering tempe, abon dan potongan ikan asin. Kami juga memesan nasi ayam kremes dan nasi gulai kambing yang empuk dagingnya.

Di Kedai ini, pengunjung mendapat free the tawar dalam mug jadul, kerupuk melarat warna warni dengan sambal rujaknya yang asem pedas manis dan sayur asem segar. Sambil menunggu pesanan, kami bisa menikmati ini.

Bu Broto juga mempunyai beberapa produk makanan seperti abon dan penganan lain, yang dijejerkan di dalam kedai ini. Mengenai harga, harga makanan mulai dari Rp 10 ribu rupiah keatas. Seluruh pesanan makanan dan minuman kami sejumlah Rp 176.500,-

Selamat menikmati, selamat mencoba, harganya worth it dengan suasana dan sajian yang diberikan :-)


Diundang ke sebuah Pesta ? Siapa yang tidak mau hadir ? Aku mau hadir tentu saja, apalagi ini sebuah Pesta Demokrasi, yang hanya bisa dilaksanakan dalam 5 (lima) tahun sekali. Terlepas dari kekuatiran akan situasi yang ada, tentunya kita (aku) pribadi memiliki rasa optimis bahwa Indonesia akan menjadi lebih baik, Indonesia masih memiliki orang-orang yang berakhlak dan berkualitas, Indonesia juga membutuhkan suara kita untuk memilih yang terbaik. Lalu mengapa tidak memilih ? Mengapa tidak bersedia berpartisipasi dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Umum ? Atau mengapa hanya memilih secara asal-asalan, demikian aku mendengar dari pembicaraan di kantor dan membaca dari twit beberapa teman di social media ? Apakah karena sosialisasi yang kurang, ataukah ketidakpedulian kita dengan euforia pesta yang sudah digaungkan beberapa bulan terakhir ini dengan kampanye terbuka melalui berbagai media ?

Rabu pagi yang cerah, 9 April 2014, aku dan suami menuju lapangan dimana TPS kami TPS 40 berada. Kami datang memenuhi Undangan Panitia Penyelenggara Pemilihan Umum di lingkungan kami. Kami hadir, kami mendaftar, dan sambil menunggu panggilan urutan pencoblosan, kami mempelajari lagi cara-cara pemilihan yang ada. Kami memperoleh 4 lembar pemilihan, untuk pemilihan calon legislatif di DPR, DPD, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II.

Pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD Indonesia 2014 diselenggarakan pada 9 April 2014 secara serentak di Indonesia. Ini akan menjadi pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD langsung ketiga di Indonesia.

Pemilihan ini dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014 serentak di seluruh Indonesia. Namun untuk pemilih di luar negeri, hari pemilihan ditetapkan oleh penitia pemilihan setempat antara tanggal 5 atau 6 April 2014 di masing-masing negara domisili pemilih. Pemilihan di luar negeri hanya terbatas untuk anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta II, tidak ada pemilihan anggota perwakilan daerah untuk ini.

Pemilihan telah dilakukan, lembar suara dilipat dan dimasukkan kedalam kotak sesuai dengan warnanya. Jari dicelup kedalam tinta sebagai tanda keikutsertaan. Hati lega karena telah menjalankan kewajiban sebagai warganegara, sekaligus memberikan suara kepada Indonesia. Siapapun nanti pemenangnya, aku yakin dan pasti, bukan hanya materi dan tunjangan yang mereka ingin raih tapi sebagai wakil rakyat yang menyuarakan suara rakyat dari bangku parlemen.

Yakin untuk Indonesia tercinta, yang lebih baik !!


Pembekalan Mentor bagi CPNS BPPT 2014

Akhir bulan lalu, aku ditunjuk mewakili unit kerja dan diberi tugas oleh Deputi sebagai Mentor CPNS untuk menghadiri Pembekalan Mentor bagi para CPNS, yang diadakan di Bandung selama 3 hari mulai dari tanggal 26 sampai dengan 28 Maret 2014. Acara diselenggarakan di De Java Hotel yang terletak di Jalan Sukajadi, tepat didepan Mall Paris Van Java.

Acara dimulai pada hari Rabu, 26 Maret 2014, diawali dengan Pembukaan dari Kepala Biro SDM dan Organisasi, yang ditandai dengan penyematan PIN secara simbolis kepada dua orang peserta.

Materi “Pengenalan Peran Mentor” disampaikan secara langsung oleh Kepala Biro SDMO, Dra. Suratna, M.Psi, yang menyampaikan paparan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Peran Mentor. Mentor berperan sebagai pembentuk leader di BPPT untuk masa yang akan datang. Para Mentor seyogyanya berhasil membentuk CPNS yang ideal, yaitu CPNS yang memiliki values organisasi yaitu CIPTA (Creativity-Integrity-Profesional-Teamwork-Accountable)

Materi “Berpikir Kreatif” disampaikan oleh Adi Wijaksana, Drs.Psi.CH,CHT, yang menyampaikan paparannya yang bertujuan agar para Mentor mampu mengenali kreatifitas diri dan mampu mengeluarkan ide baru tanpa hambatan. Selain pemaparan, peserta diajak untuk berpikir kreatif melalui game dan diskusi.

Masih dari Drs. Adi, beliau menyampaikan Materi “Etika Komunikasi Organisasi” yang bertema Membangun Komunikasi Organisasi yang Efektif untuk memperkuat pola pikir positif agar memahami esensi komunikasi.

Selanjutnya Materi “Membangun Kinerja STKK” disampaikan oleh Ibu Novi, selaku salah satu anggota Tim Penilai Jabatan Fungsional Perekayasa. Beliau memaparkan pentingnya peran Mentor dalam menginformasikan Struktur Tata Kerja Kerekayasaan yang menjadi sistem kerja yang digunakan di BPPT bagi para karyawan termasuk CPNS baru.

Tak kalah menariknya, sesi terakhir di hari kedua, Ir. Rama Royani, penemu Talent Mapping menyampaikan Materi “Kekuatan Mentor untuk Mentoring” agar para Mentor mampu mengenali potensi kekuatan dan kelemahan dalam dirinya serta mampu membaca hasil pemetaan Talent masing-masing.

Jumat, 28 Maret 2014, di hari terakhir, Biro SDMO menyampaikan Materi Penyusunan Rencana Tindak Lanjut, sebagai program selanjutnya untuk pembinaan CPNS BPPT di unit kerja masing-masing dalam Kedeputian. Akhir sesi, Kepala Biro SDMO menyampaikan Materi “Membangun Leader BPPT”.

Pembekalan Mentor CPNS diakhiri dengan Penyerahan Sertifikat dan Penutupan serta Foto Bersama para Peserta, dengan harapan Meningkatkan peran Mentor untuk Membangun BPPT yang lebih baik melalui Pembinaan CPNS di Unit Kerja.

Selamat bekerja :-)


Dari asal katanya dalam bahasa Jawa, kata telon berasal dari kata “telu” yang berarti tiga, karena memang betul semula minyak telon memiliki komposisi dari 3 (tiga) bahan utama yaitu minyak kayu putih (cajuputi oil), minyak adas (anise oil) dengan pelarut utamanya berupa minyak kelapa (coconut oil). Ketiga jenis bahan ini yang membentuk minyak telon menjadi minyak yang multi fungsi bagi bayi dan anak-anak.

Minyak kayu putih dibuat dari penyulingan daun atau ranting pohon kayu putih. Minyak kayu putih bersifat antibakteri, antijamur, insektisida, analgesik ringan, ekspektoran, anti neuralgik, karminatif dan diaphoretik. Khasiatnya adalah untuk menghangatkan tubuh, melemaskan otot, mencegah dan mengobati perut kembung.

Minyak adas (oleum foeniculi, fennel oil) yang disebut juga anise fruit oil, dibuat dari penyulingan buah adas. Kandungan anetol yang menyebabkan adas memiliki aroma yang khas, yang bermanfaat untuk mengobati sakit perut (mulas), perut kembung (karminatif), rasa penuh di lambung, mual, muntah, dan diare. Selain itu manfaat adas lainnya adalah untuk pengobatan batuk berdahak, asma, nyeri haid dan melancarkan ASI.

Sedangkan minyak kelapa adalah minyak yang dibuat dari bahan baku buah kelapa segar (Cocos nucifera Linn), yang mengandung air dan asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, dan berbau harum. Minyak kelapa murni mengandung asam laurat yang bersifat antibiotik, anti bakteri dan anti jamur. Minyak kelapa dalam minyak telon berfungsi sebagai pelarut minyak adas dan kayu putih.

Sariayu Martha Tilaar memadukan ketiga bahan tersebut dalam komposisi yang sesuai, dengan menambahkan kandungan minyak sereh atau serai (cintronela oil) yang berfungsi untuk mencegah gigitan nyamuk atau serangga. Dalam beberapa penelitian, daun sereh mengandung zat anti-mikroba dan anti-bakteri yang sangat berguna mengobati infeksi pada lambung, usus, saluran kandung kemih, dan menyembuhkan luka. Sereh juga banyak digunakan untuk pereda kejang, anti-reumatik, dan bersifat diuretik. Kandungan analgesik dalam serai juga dapat berperan untuk membantu menghilangkan rasa sakit akibat sakit kepala, nyeri otot maupun nyeri sendi.

Selain minyak sereh, Sariayu juga menambahkan minyak zaitun (olive oil) yang berasal hasil olahan buah zaitun yang banyak terdapat di Timur Tengah. Kandungan minyak zaitun ini banyak mengandung asam oleik dan polifenol yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit dan rambut, sehingga aman digunakan bagi bayi dan anak-anak. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan mengoleskan sedikit minyak pada bagian yang sakit karena kandungan senyawa oleokantal dalam minyak zaitun mampu mengurangi radang.

Dulu, waktu anak-anak masih bayi, aku selalu menggunakan minyak telon untuk memijat mereka setelah mandi di pagi hari atau menjelang tidur. Memijat bayi memberi banyak dampak positif bukan hanya meningkatkan ikatan emosional ibu dan anak tapi juga memberikan relaksasi pada bayi, mencegah kolik dan membuat tubuh menjadi nyaman.

Sekarang setelah anak-anak menginjak remaja, (si sulung sudah menjelang 18 tahun) ditambah lagi Sariayu dengan Minyak Telon Warming Oil nya yang tidak hanya terdiri dari 3 komposisi, menjadikan minyak telon memberi lebih banyak manfaat, diantaranya saat terjadi nyeri otot pada kaki akibat olahraga ataupun pundak sakit karena mereka kelelahan duduk atau membaca, mengurangi kembung dan karena wanginya yang khas, minyak telon warming oil ini tidak menimbulkan aroma yang menganggu, singkatnya “selain manfaatnya banyak, aromanya ga malu-maluin deh”

Itulah sebabnya mengapa minyak telon selalu ada di kantung tas kami, apalagi Minyak Telon Warming Oil dari Sariayu, luar biasa lho fungsinya dan kemasannya pun cantik. Selamat mencoba dan rasakan kehangatannya. :-)