Pembaruan Akte Kelahiran

Tulisan ini sekedar sharing informasi yang mungkin bermanfaat buat siapa saja, yang bermaksud memperbarui Akte Kelahiran. Salah satunya digunakan sebagai berkas persyaratan untuk menikah dengan warga negara asing, sebagaimana yang disyaratkan di beberapa negara tertentu, bahwa akte kelahiran calon mempelai tidak lebih dari 6 (enam) bulan sejak akte tersebut diterbitkan.

Caranya adalah sebagai berikut :
1. datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang terletak di Jalan WR Supratman, Grogol, Jakarta Barat
2. tiba disana, langsung menuju Counter Kantor Dinas yang terletak di lantai dasar, mengisi form tujuan kedatangan
3. melengkapi berkas untuk Pembaruan Akte Kelahiran, yaitu :

  • akte kelahiran asli dan copy,
  • copy ijasah SD sampai ijasah terakhir yang ditamatkan, copy pernikahan orang tua,
  • copy KTP kedua orangtua,
  • copy Kartu Keluarga,
  • surat kuasa jika yang mengurus bukan pemilik akte tersebut bermeterai,
  • materai dan
  • membayar biaya administrasi sebesar Rp 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah)

4. setelah berkas persyaratan diatas diserahkan, maka petugas Kantor Dinas akan memerlukan waktu untuk mengecek data yang memerlukan waktu kurang lebih 5 (lima) hari kerja dan jika ada kekurangan data pendukung, petugas akan menghubungi pemohon

Setelah Akte Kelahiran yang diperbarui siap, maka biasanya berkaitan dengan keperluan diatas, maka Akte Kelahiran dan Copy nya perlu dilegalisir oleh Kepala Kantor Dinas, dan juga specimen tandatangan dari Kepala Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk keperluan legalisir di Departemen Hukum dan HAM, Departemen Luar Negeri dan Kedutaan.

Jadi, singkat cerita, untuk membuat pembaruan Akte Kelahiran tidak memerlukan birokrasi yang lama, mahal dan bertele-tele, cukup datang ke Kantor tersebut dan dapat diurus sendiri.

Semoga bermanfaat


59 thoughts on “Pembaruan Akte Kelahiran

  1. Trimksh sdh mampir blog saya tp maaf sy tdk dpt mnjawab prtnyaannya krn sy bukan yg brkompeten dlm hal ini.

    mungkin bs ditanyakan pd petugas RS tempat proses kelahiran

  2. HI Mba,

    Terima kasih sudah posting, saya memiliki ktp dan kartu keluarga masih berdomisili di medan, bisakah saya mengurus pembaruan akta di jakarta??

    Terima kasih

  3. Ya ampun pertanyaan nya semua, udh kayak dinas kependudukan aja mbak laras. Mabk aku mau nanya, mudah2an nggak keliatan kayak nganggap mbak orang dinas kependudukan haha, mbak kalo syarat ijazah itu nggak ada gimana ya, apa ada alternatif lain? Karna ijazah sma ilang nih, thanks sebelumnya yaa

  4. @rina….nah itu dia, aku pun juga jadi bingung 😀 btw mengenai ijasah. Ada ijasah yg lain ga? Karena setahu aku, di ijasah itu ada nama orgtua kan? Mungkin itu yg diperlukan utk pembaruan akte. Tp coba sj lgs kesana. Maap ya kalau ga memuaskan jawabannya

  5. @fillisya, maaf saya tidak bisa menjawab, bagaimana kalau dicoba saja dulu datang kesana.

    Sebagai informasi, postingan diatas adalah status kami lahir di Jakarta, waktu pengurusan masih KTP Jakarta dan mengurus di Kantor Jakarta

  6. Siang mbak.saya mau tanya,saya berencana menikah tgl 2 nov 2016. Dan saya mau apply visa family ke spanyol ikut dengab suami saya(WNA BRITISH) di sana.
    dlm persyaratan visa,ditulis diperlukan akte nikah,akte lahir yang dikeluarkan tdk lbh dari 6 bulan. Jd bagaimana prosesnya ya mbak?saya nikah dulu,stelah itu perbaharui akte lahir,kemudian baru apply family visa ya?
    Lalu,di mereka juga perlu dokumen diterjemahkan dalam bahasa spanyol dan dilegalisir di kemnkumham dan deplu.jd prosesnya itu saya translate dulu semya dokumen ke bhs spanyol baru di legalisir di 2 kementrian itu,atau saya legalisir baru saya translate?

  7. Terimakasih mbak Ayunda sudah mampir ke blog saya

    Setahu saya untuk persyaratan nikah, akte kelahiran yang baru diperlukan, jadi ya tahapnya pembaruan akte lahir lebih dulu, menikah dan dapat akte nikah.

    Mengenai terjemahan dokumen, diterjemahkan dulu baru dilegalisir

    Semoga jelas tapi itu menurut pengalaman saya ya mbak. Salam

  8. Halo Mba, bersukur bngt ketemu postingan Mba ini soalnya saya sedang mengurus pernikahan dgn WN Meksiko dan sempat terheran2 saat dimintai duplikat akta kelahiran. Diatas Mba menyebutkan bahwa, setelah akta yang baru keluar, maka akta lama yg sudah kita pegang seumur hidup kita itu akan ditarik oleh kantor catatan sipil? Sementara, akta yang baru hanya berlaku 6 bulan dari tanggal penerbitan dan itu juga akan diambil oleh pihak catatan sipil negara suami sebagai persyaratan menikah. Brarti kita sendiri sama sekali tidak lagi memegang akta kelahiran sendiri?!
    Terimakasih atas jawabannya Mba!

  9. selamat pagi mbak Christine, terima kasih sudah mampir ke blog saya.

    Setahu saya akta baru tidak ditarik sama pihak Catatan Sipil Negara suami karena mereka hanya minta copy akte yang dilegalisir Menkumham dan Kemlu. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *