Nyinyir, Bolehkah ?

Teman membahas mengenai masalah nyinyir di social media, mana yang terbebas dari nyinyir, apakah di IG, FB atau Twitter ? Ternyata ga ada yang bisa dipilih karena semua tidak terbebas dari nyinyir, sama dengan kehidupan. Mengapa  sama ? karena kehidupan kita ga bisa selalu menyenangkan dan memuaskan hati semua orang. Jangankan itu, yang sudah disenangkan dan dipuaskan saja ga pernah cukup sampai di situ, suatu saat tetap saja kita akan dibicarakan atau dinyinyirin.

Dan sejak dulu aku ga pernah peduli dengan omongan orang atau nyinyiran orang, lebih baik tegur aku kalau aku salah, tapi kalau nyinyir ya silakan aja, itu hak orang menilai orang lain dan di situ aku ga peduli, yang penting berusaha berperilaku sebaik-baiknya,

Menurut KBBI, nyinyir/nyi·nyir/ a mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet: nenekku kadang-kadang — , bosan aku mendengarkannya;

Jaman sekarang, orang bebas (sebebas-bebasnya) berpendapat, sampai kebablasan tanpa arah, termasuk nyinyir itu, Sedangkan nyinyir yang sekarang sering digunakan itu, lebih banyak berarti menyindir atau membicarakan orang lain dan menganggap orang lain berperilaku negatif, jadi yang dilihat hanya kekurangan orang lain saja, tanpa melihat kondisi dirinya sendiri

lips sealed

Jadi apa komentarku pada status temanku, ya kurang lebih seperti ini,

“Nyinyir itu seperti udara mbak, tergantung kita, mau dihirup bau nyinyir itu atau engga (nyinyir atau anyir yak). Abaikan aja, lewati, tutup hidung, hidung dibalurin balsem atau dibersinin aja kalau udah terlanjur terhirup, macem buang ingus gitulah 😉

Gambar dari sini

Walau sejujurnya, yang terpenting adalah menjaga hati kita, kalau hati kita sehat, bersih dan selalu berpikir positif, seandainya tetap terpaksa harus membicarakan kekurangan orang lain, ya lakukanlah dengan memakai hati dan berakal budi, bagaimana caranya ? ya sampaikan dengan santun agar orang lain juga dapat mengetahui dan memperbaiki kekurangannya. Kalau kekurangan orang lain diumbar di social media, apa manfaatnya bagi kita selain mempermalukan orang lain dan mengajak lebih banyak orang berbuat dosa. Ga bagus kan?

Hati yang (selalu berusaha untuk) bersih akan mengeluarkan kata-kata dan tulisan yang baik dan membangun bagi orang lain. Selamat beraktivitas. Salam 😉

 


Menjamu Tamu Di Hotel Berbintang Dengan Kemudahan Melalui Traveloka

Libur Idul Adha 2018 yang jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018 ini, kami rencananya akan kedatangan tamu pasangan muda dengan 2 anak balitanya. Agak mendadak sebenarnya karena rekan kami tersebut, Rafa Satriawan, baru mendapat tugas dari atasannya untuk bertemu dengan kliennya pada tanggal 23 Agustus 2018, jadi ia bermaksud mengajak istrinya, Btari dan dua anak mereka yang lucu-lucu, Abi (5 tahun) dan Ami (3 tahun).

Setelah pembicaraan singkat dengan Btari, yang menginformasikan kedatangan mereka pada tanggal 22 Agustus 2018 dan akan berada di Jakarta selama 4 hari, dan juga mereka minta supaya dicarikan tempat menginap di wilayah Jakarta Pusat karena lokasi meeting Rafa berada di Jalan Hayam Wuruk, jadi supaya berdekatan dengan hotel dan tetap dapat beraktivitas bersama keluarga.

Nah kalau sudah begini, apa yang teringat selain Traveloka, yang memiliki jaringan hotel dan tiket pesawat, tiket kereta api, tiket bus, direktori kuliner dan banyak lagi, belum lagi aplikasi mobilenya yang sangat memudahkan untuk diakses serta penambahan sub fitur di tiket pesawat dan hotel seperti travel alert dan notifikasi harga terbaru.

trv1Dan aku mulai melakukan pencarian kamar hotel yang sesuai dengan harapan Rafa dan Btari beserta keluarga, dengan klik link ini 

Aku memasukkan area hotel “Harmoni” serta memilih rating bintang hotel *** atau bintang 3, serta tanggal check in dan check out, yaitu tanggal 22 Agustus 2018 sampai dengan 25 Agustus 2018 dan muncullah deretan nama hotel di wilayah itu dengan pilihan teratas adalah Hotel Yello di Harmoni

trv2

Sebelum membandingkan harga dengan yang lain, aku mencoba mempelajari dulu akses terdekat dari hotel Yello apakah sudah tepat sesuai keinginan keluarga kecl ini dan wah ternyata hotel yang berdiri sejak 2001 dan dikelola di bawah Tauzia Hotel Management mempunyai fasilitas lengkap dan dekat kemana-mana, Ada resto Wok n Tok yang buka 24 jam, penting banget buat anak-anak, yang bisa mendadak ingin mencari cemilan, dan juga untuk ruang publik, di lantai 5 disediakan Net Zone, Chill Spot, Meeting Room, Gaming Station dan Gym. Melihat review dan galeri foto serta pilihan kamar terutama lokasi yang strategis, aku pikir ini sudah tempat yang tepat buat tamu kesayangan kami ini. Hotel ini juga dekat dengan kawasan Kota Tua, Museum Nasional, Monumen Nasional dan Dunia Fantasi Ancol.

trv3Setelah membandingkan harga dengan beberapa tempat pemesanan yang lain, ternyata untuk tanggal yang kami pilih, termurah bisa kami peroleh di Traveloka, ga pikir panjang dan lama, langsung aku book saja hotel Yello ini, kebetulan aku juga bisa memanfaatkan poin yang pernah aku peroleh selama melakukan pemesanan dengan menggunakan Traveloka.

trv4Proses pemesanan mudah dan ga pakai ribet, isi data dengan lengkap dan benar, lalu langkah berikutnya muncullah review pemesanan hotel

trv5lanjut ke pembayarannya, ada beberapa metode pembayaran yang dapat dipilih diantaranya direct debit, melalui ATM, melalui Indomart, Alfamart, BCA Klikpay, Mandiri Debit, CIMB Links, nah banyak pilihan kan ? Aku memilih melalui ATM

trv6trv7Jangka waktu pembayaran diberi keleluasan waktu selama 1 (satu) jam, setelah proses pembayaran selesai, maka voucher hotel akan dikirimkan melalui email kita. Hanya dalam waktu singkat proses pemesanan hotel ini dapat dilakukan, dengan mudah, rate lebih murah dan dapat poin pula jika melakukan pemesanan melalui Traveloka.

Nah tunggu apalagi, bagi yang mau berliburan, staycation di hotel, yuk Traveloka aja dan lburan pun jadi mudah 😉