About D Laraswati H

I am a mother of 3 children, wife, government officer, travel writer and of course a blogger.

Hari Ulang Tahun, Pesta Demokrasi dan Ambisi

Kemarin adalah hari ulang tahunku yang ke-51, sebuah awal hari baru di usia yang sudah melewati 51 tahun berada di muka bumi. Seperti biasa, pagi hari ulang tahun adalah saatnya menjalani perenungan diri. Mencari waktu di antara hiruk pikuk kegiatan untuk refleksi diri, apa yang sudah aku jalani dari tanggal 17 April 2018 sampai dengan 17 April 2019 kemarin.

Banyak berkat yang bisa aku syukuri, banyak kenikmatan hidup yang aku rasakan dan juga tentunya penyertaan dan pimpinan Tuhan yang luar biasa, walau kerap aku melakukan pelanggaran dan hal yang kurang berkenan di hadapan Tuhan dan keluargaku.

Rasa syukur untuk pekerjaan baik di kantor maupun dalam hal tulis menulis, untuk keluarga, untuk pertemanan, untuk karya dan ide yang masih bisa selalu ada dari segala hikmah yang ada, yang berasal dari Tuhan juga.

Juga tak lupa mengingat semua hal yang menyebabkan kesesakan hati, yang terjadi dalam perjalanan hidup sepanjang tahun yang telah lewat. Bukan untuk mengingat kesedihan tapi untuk memperbaiki diri, kerap keinginan diri yang berlebihan tanpa lagi memakai nalar dan hati nurani (apalagi mengabaikan peringatan Tuhan) karena emosi dan nafsu, yang berujung penyesalan di kemudian hari.

Pagi, 17 April 2019, menjemput si tengah di Stasiun Senen, dengan agak berdebar karena kami berangkat pukul 02.30 dari rumah dalam kondisi suami baru sembuh dari sakit 1 bulan yang lalu (tepat), kali ini kali pertama pergi menyetir mobil cukup jauh sampai ke Jakarta. Puji Tuhan, walau mundur 30 menit dari jadwal kedatangan, kami bisa bertemu dengan si tengah, yang datang dengan membawa karangan bunga, yang khusus ia pesan dan bawa dari Salatiga untuk hari ulang tahunku.

“I was born with a gift, the gift of awesomeness I`m not just a year older I`m also a year better and wiser, hopefully. Thank GOD”
IMG-20190417-WA0002[1]

Hari ini menjadi hari yang spesial bukan saja buat aku, tapi juga buat bangsa Indonesia, dengan pemberian hashtag untuk 17042019 karena hari ini adalah hari perayaan Pesta Demokrasi, yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Ya betul, hari ini kami akan berpesta, akan menuju ke tempat pemungutan suara sebagai warga negara yang baik.

Ada lima surat suara yang akan diisi atau dicoblos, yaitu untuk Pemilihan Presiden, Pemilihan anggota legislatif di tingkat DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota DPD.

?????????????

Menuju ke TPS 64 melakukan kewajiban untuk memilih dan mengimplementasikan hak memilih yang telah diperoleh melalui Undangan Pemilih

 

pil2

Teringat pesan Opa Robert F Kennedy yang menyatakan,

“Elections remind us not only of the rights but the responsibilities of citizenship in a democracy”

nah benar kan? Menang dan kalah itu bukan kita yang menentukan, tapi kita wajib terlibat, jangan golput. Nyoblos itu keren, begitu kata anak milenial jaman sekarang.

WhatsApp Image 2019-04-17 at 19.08.53

Nah lalu, apa hubungannya ini semua dengan “Ambisi” ? Belum juga pesta demokrasi ini usai, belum juga tinta ungu di ujung kelingking ini kering dan terhapus. Bau-bau darah haus kekuasaan itu mulai tercium pada siang menjelang sore hari, tepatnya beberapa saat setelah pukul 15.00 WIB.

Penghitungan suara dilakukan serentak, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Penghitungan suara dilakukan seperti biasa, dengan menghitung suara yang masuk tentunya, namun yang lebih seru (dan mengerikan) adalah tanggapan dari beberapa orang yang menyatakan ketidakpuasan dari hasil quick count, menyatakan adanya kecurangan di sana-sini dan komentar-komentar yang muncul deras di media sosial dan WA Group. Wih ngeri……sehingga pesta yang semestinya pesta ini, menjadi potret renungan tersendiri buat aku, mengenai apa yang namanya disebut dengan sebuah ambisi, baik ambisi pribadi atau pun golongan dan kelompok tertentu.

 

Ambisi adalah hal yang sah dan tidak salah, namun menjadi salah, ketika nalar dan hati nurani sudah diabaikan, dianggap angin, bahkan membatu dalam diri.

Perhatikan wajah orang yang penuh ambisi di sekitarmu, di dekatmu, di kantormu, ini bukan hanya terkait dengan pesta demokrasi yang sedang berlangsung, tapi juga ambisi dalam meraih sesuatu, menginginkan sesuatu, namun mengabaikan kedua hal di atas, bahkan keluarganya sekali pun, demi meraih apa yang diinginkan, dengan mengatasnamakan demi kepentingan orang banyak, demi komunitas, demi bangsa, bahkan demi isi dunia sekalipun.
 

Ini juga tidak terlepas dengan ambisi-ambisi pribadiku saat ini, aku ingin membuat buku yang bombastis, kadang aku tidak mengukur diri, aku bisa duduk mengetik di depan laptop berjam-jam selama beberapa hari, tanpa memperhatikan sekitar. Kalau pun aku memberi perhatian, itu hanya sebatas formalitas dan tidak sepenuh hati, dampak terburuk tentunya pada keluargaku, yang mungkin tidak sepenuhnya menuntut perhatianku karena mereka mampu melakukan apa-apa sendiri, tapi konsentrasi dan perhatian yang terpecah karena ambisiku, tentu sedikit banyak mengurangi intensitas komunikasi kami.
WhatsApp Image 2019-04-17 at 12.16.34
Life is really simple, but we insist on making it complicated. Don’t make things too complicated. Try to relax, enjoy every moment, get used to everything.

Lalu, apa ambisimu saat ini? Tetaplah berpijak di bumi, gunakan dua hal di atas 😉 Selamat berpesta ulang tahun (yang tertunda), lanjutkan Pesta Demokrasi 2019 dengan menunggu hasil real count dan terus berdoa untuk keluarga, teman dan Indonesia yang aman damai, siapa pun Presiden nya.

 
#selfreminderonmybday
#delaras

Dua Minggu Yang Lalu

Hari ini dua minggu yang lalu, tepat di hari Sabtu, sama dengan suasana hari ini. Sabtu yang tenang seperti biasa, ini adalah kesempatan bagiku untuk menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan. Tentu setelah semua ritual Sabtu pagi seperti menyiapkan bekal dan sarapan si bungsu sekolah, jalan pagi depan rumah, mandi, sarapan, dan atau ke pasar jika ada yang perlu dibeli.

Setelah kepenatan di hari kerja, hari Sabtu adalah waktunya fokus untuk menyelesaikan draft cerita dari antologi cerita anak, draft novel yang dalam proses dan juga pembuatan artikel untuk sebuah surat kabar terkait dengan masalah pendidikan. Fokus akhir pekan saja bisa terbagi-bagi begitu, kadang tiba-tiba terlintas imajinasi untuk cerita anak, selagi mengerjakan novel, atau sebaliknya, di awal, sedang ketak ketik cerita anak, eh tiba-tiba terbawa suasana untuk nambahi quote di draft novel, pindah kesana. Ah aku mah emang begitu…..   😀 mengikuti mood kalau sudah urusan tulis menulis.

Eh kok jadi ngelantur, ini kan rencana mau cerita tentang kejadian 2 minggu yang lalu (tepatnya tanggal 16 Maret 2019). Yup, suasana pagi itu, amat sangat kondusif, terbawa suasana, segelas kopi wangi yang baru diseduh, membaca beberapa bab buku, mengabadikan suasana pagi itu, aku memotretnya. Lalu teringat himbauan atasanku untuk belajar membuat pengumuman atau undangan dengan menggunakan aplikasi CANVA, ditambah lagi teman juga menyarankan untuk menggabungkan puisi dengan gambar langsung. Utak atik utak atik dan berhasil walau belum sempurna betul karena juga waktu pembuatannya tidak secepat yang seharusnya.

Sekitar pukul 11.55 aku mengirimkan hasil karya canvaku ke beberapa teman

Pagi, Buku dan Kopi_1

Senja_1

biasa aja sih, tapi aku senang banget…..tapi itu ga berlangsung lama….suamiku tiba-tiba keluar kamar dan mengeluh sakit di dada, padahal sebelumnya masih berkegiatan seperti biasa, ngobrol dengan tukang bangunan yang sedang kerja di sebelah rumah, bersih-bersih dan memberi makan ikan peliharaan, lalu mandi (yang agak kesiangan memang). Spontan aku menawarkan untuk ke dokter, biasanya beliau menolak. Tapi kali ini tidak, suami mengiyakan dan dengan cepat aku minta anak bungsuku, Daniel, mencari bantuan, sementara aku membereskan laptop. Suami juga masih bisa berganti pakaian yang sudah basah oleh keringat dinginnya. Akhirnya kami diantar supir jemputan Daniel. Sepanjang perjalanan, suami mengeluh sangat kesakitan di bagian dada kiri.

Puji Tuhan, kami bisa tiba di IGD RS EKA pukul 12.34, suami langsung mendapat pertolongan pertama, pemasangan oksigen, EKG, periksa darah, pemberian suntikan pengurang rasa sakit, serta pemasangan alat monitor detak jantung dan tekanan darah. Diagnosa pertama dari hasil EKG adalah ada serangan jantung, tapi apa dan bagaimana, masih menunggu hasil laboratorium. Sementara suami terus merasa sesak napas dan sakit yang teramat sangat, sehingga suntikan MO dilakukan sampai dengan 3 kali secara bertahap, selain itu tekanan darah naik turun dan semakin turun. Ya Tuhan……

IMG-20190316-WA0037

Hasil laboratorium keluar, enzim troponin yang semestinya berada < 14, menjadi 143 pada hasil pemeriksaan suamiku. Dokter menyarankan tindakan kateterisasi untuk mengetahui apa yang terjadi dengan jantung suamiku. Di saat inilah kepalaku mulai berputar-putar, karena begitu kita menyetujui dilakukan tindakan, maka selanjutnya adalah menuju ruang admisi untuk masalah fee tindakan dan uang deposit, sementara hari itu adalah hari Sabtu dan kantor suami tidak bisa dihubungi, aku sudah mencoba menghubungi beberapa orang temannya yang ada di nomer kontak, namun tak mendatangkan hasil karena hari libur mungkin.

Beruntung saat itu, kakakku yang baru datang dari Vanimo, mendarat dari bandara langsung menuju ke rumah sakit, juga adikku yang tinggal di Bintaro dan keluarga kakak ipar dari pihak suami yang tinggal di Ciledug. Yakin juga aku beratus tangan mengatup untuk memanjatkan doa kesembuhan buat suamiku, kekuatan doa maha dahsyat jika didoakan orang-orang terkasih.

Karena kepala yang mulai berputar dengan angka 000 yang disebutkan petugas admisi, aku berupaya untuk memindahkan suami ke RS yang menggunakan fasilitas BPJS. Pihak RS Eka setuju saja jika memang keluarga meminta, mereka membantu menghubungkan ke beberapa RS Jantung yang bisa menerima, namun ternyata kondisi suami tidak memungkinkan untuk dipindahkan, tekanan darah terus turun hingga 70/55 dan masih dalam keadaan sadar, suami berkata tidak mau dipindahkan dan minta dilakukan tindakan segera di EKA saja. Aku akhirnya setuju dan tindakan kateterisasi dilakukan. Aku segera mengurus administrasi dan kembali ke ruang admisi. Sementara suami langsung dipersiapkan menuju ruang CAT di lantai 2.WhatsApp Image 2019-03-16 at 17.26.52 (1)

Kami menunggu di ruang tunggu. Proses tidak berlangsung lama, dua kali aku dipanggil dokter, yang pertama adalah pemilihan jenis stent yang akan digunakan karena ada masalah di pembuluh darah jantung suami dan yang kedua, setelah tindakan kateterisasi dan pemasangan stent dilakukan. Dokter menunjukkan adanya luka pada pembuluh darah sehingga pembuluh darah tersebut mengalami masalah. Pada saat itu, dokter mengatakan ada pembuluh robek/koyak sehingga ada kebocoran, tapi pada saat suami kontrol 1 minggu setelah tindakan, dokter mengatakan pembuluh darah tersebut mengalami “luka” sehingga mengakibatkan tekanan darah turun terus dan nyeri yang luar biasa.

WhatsApp Image 2019-03-17 at 19.43.28

IMG-20190319-WA0054

Puji Tuhan, setelah berada 2 malam di ruang HCU dan 2 malam di kamar perawatan, suami diijinkan pulang. Ini semua disebabkan karena bagusnya kondisi tubuh suami. Dari hasil laboratorium, semua baik, kadar gula, kolesterol, asam urat, HB, tekanan darah, dalam keadaan baik. Selama ini memang suami menjaga makan dan rajin olah raga, satu-satunya tersangka penyebab serangan jantung akut ini adalah rokok, yang mana tar dalam nikotin menyebabkan rusak pembuluh darah pada jantung. Satu-satunya yang harus dilakukan adalah berhenti merokok dan meneruskan pola hidup sehat.

sehat

Terima kasih yang tak terhingga pada kebaikan Tuhan bahwa kami masih diberi peringatan untuk hidup lebih baik, dan juga yang terutama dukungan doa dari anak-anak, keluarga, teman, tetangga dan kerabat serta yang terutama pada bapak Toto Kertopati dari Yayasan Bank DKI, yang sangat membantu semua proses administrasi hingga selesai perawatan suamiku. Puji Tuhan, Tuhan selalu baik


Alternatif Wisata Keluarga “Jungle Water Park” Bogor, Jawa Barat

Hampir semua anak menyukai air, bermain air akan menjadi liburan yang menyenangkan bagi mereka. Anak-anak senang bermain air karena di air mereka bebas bereksplorasi, mereka mampu berimajinasi sebebas-bebasnya. Bagi mereka,selain air sebagai air, air juga bisa dibayangkan sebebas udara.Mereka bisa mengambang, menyelam,melompat,berenang,bahkan menari di air. Energi mereka akan berlipat luar biasa saat berada di air. Anak-anak akan memperoleh lebih banyak teman baru saat bermain di air,sekali pun baru pertama kali bertemu. Mereka lebih mudah berinteraksi di air. Orang tua juga dapat berperan dalammemperkenalkan banyak kosa kata baru saat bersama mereka di air, misalnya mengenalkan kata-kata yang berhubungan dengan aktivitas di air, seperti menyelam, berenang, mengambang, terapung, lompat katak, gaya bebas dan banyak kegiatan yang disesuaikan dengan tingkat usia mereka, yang juga perlu pendampingan orang tua.

Waterpark

Salah satu tempat yang dapat menjadi alternatif wisata air yang menyenangkan adalah Jungle Water Park (JWP) Bogor. Tempat wisata air ini berada di Jl. Bogor Nirwana Boulevard, Bogor Selatan, Jawa Barat. Ada banyak wahana yang dapat kita nikmati ketika berada di sini dengan sangat menyenangkan dan tentu saja seru. Oleh karena itu, jika tertarik, yuk simak informasi selengkapnya berikut ini

Wahana JWP Bogor

Jungle Waterpark ini dibangun pada tahun 2008 dan dilengkapi banyak wahana permainan air yang dapat dinikmati oleh semua pengunjung yang datang, dengan berbagai tingkat usia. Tempat wisata ini yang memiliki luas lahan sekitar 3.8 hektar ini, menyuguhkan wahana-wahana yang sangat seru untuk dicoba. Jungle Water Park sangat cocok untuk liburan keluarga dan juga teman-teman

Wahana yang tersedia di antaranya Kiddy Pool Kid, Tower Slide, Leisure Pool, Lazy River, Kawah Ratu, Race Slide, Wave Pool, Area Fountain Futsal. Selain itu,bagi yang tidak ingin bermain air atau basah-basahan,bisa menikmati beberapa tempat yang tidak kalah seru dan asyik yaitu seperti Cinema 4D dan juga Taman Burung atau Bird Park. Rumah makan, penginapan dan lainnya, tersedia dengan mudah di sekitar tempat tersebut. Beberapa fasilitas lainnya yang mendukung kenyamanan pengunjung seperti toilet umum dan juga area parkir yang luas, sudah tersedia sehingga tidak hanya memberikan kenyamanan tapi juga keamanan bagi pengunjung.

Harga Tiket Masuk Jungle Water Park

Mengenai harga tiket masuk ke JWP ini memang sangat bervariasi sekali tergantung dengan jenis tiket yang kita pilih dan juga hari kedatangannya seperti berikut:

Untuk tiket masuk pada hari biasa/weekday ditawarkan dengan harga Rp. 85.000 sedangkan untuk akhir pekan/weekend ditawarkan dengan harga Rp. 100.000. Namun, jika kita membeli tiket pada hari libur/high season maka tiket yang ditawarkan sekitar Rp. 125.000,-

Cinema 4D:

Bagi kita yang ingin menikmati cinema 4D maka harga tiket bisa dibeli dengan seharga Rp. 15.000 untuk per orang.

Saung Cabana:

Untuk Saung Cabana juga tersedia beberapa pilihan harga tiket yaitu seperti:

  • 200.000 untuk hari biasa/ weekday per 3 jam.
  • 275.000 untuk akhir pekan/weekend per 3 jam.
  • 300.000 untuk hari libur/high seasons per 3 jam.

 Harga Sewa Pelampung dan Ban

Sedangkan harga sewa untuk pelampung sebagai pelengkap atribut selama bermain di JWP  yaitu sekitar Rp. 30.000 untuk single selama 3 jam dan Rp. 40.000 untuk double selama 3 jam.

Parkir Kendaraan:

Bagi kita yang datang dengan membawa kendaraan, tidak perlu pusing dan khawatir dengan masalah parkir, karena tempat wisata ini menyediakan tempat parkir yang memadai dan luas pengunjung dapat memarkirnya dengan aman serta nyaman.

Untuk biaya parkir ditetapkan dengan harga :

  • Biaya parkir kendaraan roda dua yaitu Rp. 8.000 untuk sepanjang hari/full day.
  • Parkir kendaraan roda empat yaitu Rp. 15.000 untuk sepanjang hari/ full day.
  • Parkir bus yaitu Rp. 40.000 untuk sepanjang hari/full day.

Demikian info mengenai Wahana JWP di Bogor yang aman dan nyaman sehingga dapat kita gunakan sebagai salah satu alternatif tempat berlibur yang menyenangkan buat anak-anak tapi juga pas buat orang dewasa. JWP akan menjadi tempat wisata yang layak direkomendasikan kepada teman dan keluarga yang ingin berwisata yang edukatif buat anak-anak, serta menyenangkan dan seru bagi siapa saja.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tempat wisata ini, kita juga bisa mengecek melalui website resmi di Traveloka.com dalam pilihan menu dalam Traveloka : Aktivitas & Rekreasi, selama liburan tahun ini.