About D Laraswati H

I am a mother of 3 children, wife, government officer, travel writer and of course a blogger.

Dalam Kesahajaanmu…

#potonganceritafiksi

Kami berkumpul dengan membawa setangkai bunga berwarna putih yang sudah disiapkan keluarga, sesuai permintaannya. Semua serba putih, ada bunga lili, sedap malam, mawar, krisan, carnation dan juga gerbera, bunga kesukaannya serta taburan kuntum melati, yang wanginya semerbak memenuhi ruangan. Biasanya ia menyukai bunga berwarna cerah tapi khusus untuk hari ini, ia mau yang serba putih.

Semua menahan diri untuk tidak memecahkan suara tangis seperti yang ia minta, “Supaya perjalananku lancar, bernyanyilah, setidaknya dalam hati, jangan menangis ya, karena aku hanya bepergian,” katanya pada siapapun yang datang, kala ia sakit. Termasuk padaku, yang tak mampu kujawab, selain memandangnya dan mengusap tangannya yang selalu kurasa lembut dan semakin kurus itu.

Ruangan yang tidak besar itu, yang dipenuhi sanak keluarga serta kerabat yang mengasihi dia memang terdengar dentingan lembut dari piano yang berada di salah satu sudut ruangan, berjudul Ajaib Benar Anugerah (KJ 40) atau Amazing Grace dalam versi Bahasa Inggris, yang dimainkan seorang kerabat, yang sesekali mengusap tetes air matanya dengan tisu.

Kami yang hadir pada hari tutup peti itu, juga mengenakan baju serba putih. Baju putih memang kesukaanku tapi ketika ia mengatakan bahwa aku harus mengenakan baju warna putih pada hari kematiannya, aku tak pernah menjawabnya. Rasanya aneh dengan segala persiapan mengantarkan kepergiannya.Tak pernah aku merasa siap ditinggal pergi oleh dia, yang baru kukenal beberapa tahun ini.

Satu per satu, kami yang hadir, memasukkan tangkai bunga ke dalam peti, seakan tak ingin meninggalkannya dalam peti seorang diri. Ia tersenyum, sangat cantik, dalam balutan kebaya putih dan kain songket yang didominasi warna orange kesukaannya, dengan make up yang lembut serta pulasan lipstik warna muda seperti yang selalu ia kenakan. Senyumnya menunjukkan kedamaian hatinya, terlepas dari rasa sakit yang dialaminya beberapa saat ini.

 

Setelah meletakkan tangkai bunga, kami tetap berdiri di sekitar peti.  Air mata mulai menetes dan mengalir dalam diam meski isak tangis tertahan mulai terdengar di dalam rumah duka itu. Tak ada yang rela melepaskan kepergiannya meskipun ia sudah mempersiapkan hati kami jauh-jauh hari.

 Selamat jalan kekasihku, temanku yang luar biasa, kami bukan menangisi kepergianmu karena kita pasti akan berjumpa lagi, tapi kami menangis karena kesahajaanmu…..


Song of July : Bagaimana Kutahu

Lirik lagu : Maliq and D’ Essentials, klik di sini

natural-window-light-cafe-photography

Bangku kosong sisi jendela, saksi bisu antara kita

Saat waktu luangkan kita, kita lupakannya
Terbawa cerita, berbagi bersama
Canda tawanya yang teringat

Bagaimana kutahu, ada arti di balik tatap mata itu
Bukanlah sekedar, tatap mata biasa

Akhir cerita ini bisa jadi berbeda

Saat waktu pisahkan kita, kuteringat semua tentang kita
Di tempat biasa, berbagi cerita
Canda ceria dengan dia

Bagaimana kutahu, ada arti di balik tatap mata itu
Bukanlah sekedar, tatap mata biasa

di sini kita bercerita, cerita yang membawa rasa

rasa yang bisa jadi nyata, bisa jadi luar biasa

Mungkin akhir cerita kita bisa jadi luar biasa

Mungkin akhir cerita kita tetap jadi teman biasa, yang luar biasa

(2018)


Jelajah Wisata Indonesia Moda Transportasi Kereta melalui Traveloka

Naik kereta api … tut … tut … tut

Siapa hendak turut

Ke Bandung … Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma

Ayo temanku lekas naik

Keretaku tak berhenti lama

Bepergian dengan kereta api membangkitkan kenangan masa kecilku. Selalu menyenangkan karena kereta bergerak terus maju tanpa diganggu dengan kemacetan. Kereta api masa dulu sangat berbeda dengan masa sekarang, terutama dari sisi kenyamanannya. Dulu, kereta sering tak tentu jadwal kedatangannya. Belum ada kereta eksekutif, hanya ada kereta bisnis dan ekonomi. Masa itu kami sering was-was karena saat kereta berhenti di salah satu stasiun, banyak pedagang asongan masuk dalam gerbong untuk menjajakan dagangannya. Sirkulasi udara hanya mengandalkan kipas angin yang membuat sakit kepala. Pembagian kursi duduk juga masih tiga dan dua tempat duduk, sehingga bagian tengah yang digunakan untuk jalan cukup sempit. Kualitas makanan yang disediakan restorasi belum sebaik dan sebanyak sekarang pilihannya.

Sekarang, berwisata dengan naik kereta sudah sangat nyaman sekali, baik di kereta kelas eksekutif maupun kelas ekonomi. Gerbong kereta diatur dengan susunan kursi dua-dua, sehingga bagian tengah untuk jalan keluar masuk lebih lega. Kursi penumpang lebih empuk. Ruang untuk kaki lebih luas, jarak antara kursi lebih lega. Jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta sangat tepat sekali, kecuali jika memang terjadi bencana seperti tanah longsor atau banjir. Dengan adanya air conditioning maka sirkulasi udara dalam gerbong kereta menjadi sangat nyaman, penumpang juga dilengkapi dengan selimut dalam perjalanan malam hari dengan bantal kecil untuk kenyamanan punggung. Selain itu didukung pula dengan kebersihan toilet yang selalu terjaga dengan tisu dan sabun yang selalu terisi sehingga terbebas dari bau-bau tak sedap. Colokan listrik tersedia 24 jam sehingga buat wisatawan yang melakukan perjalanan bisnis ke kota lain, dapat terus mencharge baterai laptop atau gawainya, tanpa kuatir mengalami low battery.

Kereta api saat ini kembali booming terutama karena melambungnya harga tiket pesawat beberapa bulan terakhir ini. Selain harga tiket kereta api yang terjangkau, ada beberapa alasan memilih moda transportasi ini, di antaranya dapat menikmati pemandangan yang tidak biasa. Jika dengan mobil, maka akan terganggu dengan kemacetan walau sama asyiknya bepergian dengan mobil. Seperti masa kecilku juga, ayah membawa sendiri kendaraan dari Jakarta sampai ke Ngawi, Madiun dan Malang. Di setiap kota yang kami lalui pada jam makan, kami akan berhenti untuk menikmati kuliner khas daerah. Kereta api menjadi pilihan antara berkendara dengan mobil atau terbang dengan pesawat. Pemandangan indah terutamanya dapat dinikmati jika mengambil jam keberangkatan di pagi hari, hamparan sawah hijau yang baru tanam sampai iringan angon bebek di pematang sawah dapat aku nikmati.

Selain beberapa alasan di atas, beberapa waktu yang lalu aku memilih moda transportasi ini karena memang kereta menjadi salah satu moda transportasi yang paling nyaman untuk menuju kota Klaten, Jawa Tengah, dari Gambir, Jakarta. Bandara terdekat adalah bandara Yogyakarta, tapi masih menyambung lagi untuk menuju lokasi acara yang akan aku tuju, di kantor desa Kraguman. Sedangkan jika dengan kereta api, aku bisa langsung turun di Stasiun Klaten dan menuju lokasi hanya dalam waktu 15 menit dengan motor ojek yang tersedia di depan stasiun. Setelah mulai alternatif ini, maka mulailah aku mencari informasi untuk membeli tiket kereta secara online, yang tentu lebih cepat dan lebih praktis karena pembayaran juga mudah, bisa menggunakan sms banking dan baik booking ticket maupun konfirmasi pembayaran langsung dikirim melalui email. Dengan Traveloka, kenyamanan dan kemudahan itu bisa kuperoleh.

Cara beli tiket kereta online nya sangat mudah sekali, yaitu

  • Buka situs traveloka.com

  • Pilih Stasiun keberangkatan (Gambir, Jakarta) dan Stasiun tujuan (Klaten, Jawa Tengah)

  • Pilih tanggal keberangkatan dan tanggal kembali

  • Ketikkan jumlah orang yang akan dipesankan tiket, lalu klik tombol Cari Tiket

  • Selanjutnya akan muncul beberapa pilihan kereta, seperti berikut ini :

  • Setelah menetapkan pilihan jadwal jam keberangkatan, maka akan muncul pilihan untuk jadwal jam pulang atau kembali ke Gambir, Jakarta dari Stasiun Klaten, seperti berikut :

  • Nah mudah sekali kan? Berikut rekap pemesanan, yang jika kita sudah yakin dengan pilihan PESANAN ini, maka klik tombol PESAN

  • Lanjutkan dengan pengisian data pemesanan dan proses pembayaran

Semua bisa dilakukan dengan mudah dan dalam proses yang singkat, perjalanan dapat direncanakan dengan baik. Berdasarkan pengalaman perjalanan kemarin, jadwal singgah di setiap stasiun dari Gambir sampai dengan Klaten, benar-benar tepat sesuai jadwal,

Di dalam kereta, aku juga menikmati satu paket Nasi Rames Nusantara seharga Rp 38.000,- dan segelas the manis hangat seharga Rp 10.000,- kurang apa lagi? Mau mencoba perjalanan bisnis ataupun wisata bersama keluarga dengan kereta melalui Traveloka kan, dijamin tidak akan kecewa.

Stasiun Klaten

Selamat berwisata, salam semesta jelajah Indonesia.