“Rasa”

“Rasa” ibarat gas, kamu ga bisa menahannya kala ia masuk ke dalam ruang (hati) karena sifatnya yang menempati ruang, mempunyai massa dan menekan ke segala arah.

“Rasa” ibarat gas, karena juga bisa “mengembang” bila “dipanaskan”. Ia juga bisa berubah wujud, misalnya mengubah “rasa cinta” mu menjadi tangisan yang berderai-derai

~ de laras ~


Resensi Buku : Antologi Puisi Pendek “Ekspektasi dan Realita”

Setelah sekian lama, akhirnya aku menerbitkan Buku Antologi Puisi Pendekku, yang berjudul Ekspektasi dan Realita. Mengapa membuat antologi puisi ? karena menurutku puisi adalah salah satu bentuk kreativitas dari sebuah karya seni dan bentuk kejujuran yang paling hakiki dari sebuah karya sastra. Lho kok bisa demikian, emang yang lain ga jujur ? Ini pendapatku berdasarkan pengalaman pribadi dan observasi juga dari beberapa orang. Tidak semua orang mampu mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan dengan terang-terangan, maka salah satu bentuk penyampaian ini adalah melalui tulisan, berupa puisi.

Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. Puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi modern. Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait, ataupun rima ( sajak ). Puisi lama adalah pantun dan syair. Puisi modern tidak terikat pada bait, jumlah baris, atau sajak dalam penulisannya. Sehingga puisi modern disebut puisi bebas.

Antologi Puisi Pendek berjudul Ekspektasi dan Realita ini terdiri dari 17 puisi dan 21 gambar ilustrasi yang aku buat sendiri. Malah cover dari buku ini digambar dan didisain oleh anak bungsuku, yang memang suka menggambar, Daniel SOA Silalahi. Buku berukuran A5 ini dicetak dalam dua versi, yaitu versi berwarna seharga Rp 57.000,- dan versi hitam putih seharga Rp 44.000,-.

Mengapa Ekspektasi dan Realita ? karena apa yang diharapkan, kerap tidak selalu sama dengan kenyataannya, dan semua ini diungkapkan sebagai sebuah bentuk kejujuran, melalui rangkaian dan pilihan kata yang sederhana.

Proses penerbitannya dibantu Mbak Elvin dan teman-teman dari Tim BITREAD.

coverpuisiSinopsis :

Buku ini mengekspresikan rasa yang lahir dari kejujuran, dalam rangkaian kata berbentuk puisi. Buku ini diangkat dari kisah sederhana, sehari-hari, yang terjadi di sekitar kita, mengungkapkan rasa pada Tuhan, keluarga, anak, rekan kerja, kekasih, orang sekitar dan bahkan pada kampung halaman dan alam semesta.

Silakan pesan di sini ya


BEFORE ……

q1

Quote yang dibuat oleh Dave Hedges ini, mengingatkan pada kita untuk memberi waktu pada diri sebelum melakukan sesuatu. Quote yang pas dengan masa di mana saat ini banyak orang berada dalam situasi yang serba instan. Ingin cepat dan serba cepat.

Tidak banyak waktu berpikir atau mengolah pikiran, perasaan bahkan perkataan. Semua keluar begitu cepat. Misalnya kejadian orang berjalan terburu-buru dan menabrak orang di depannya, maka orang yang tertabrak akan secara refleks, langsung memaki dan bahkan memukul orang yang menabraknya. Padahal, bisa saja, orang tersebut menabrak karena terburu-buru untuk ke toilet, atau karena ada berita saudara sakit.

Demikian juga dengan kesalahan yang dilakukan seseorang, misal bawahan datang terlambat ke kantor, tanpa ditanya penyebabnya, akan langsung dimarahi tanpa tolerir. Bahkan sering kali tanpa mempertimbangkan lagi, apa yang akan dikatakan dan apakah itu akan menyakitkan hati orang lain serta menimbang bagaimana kalau kita berada dalam posisi mereka.

Kejadian ini bisa terjadi di mana saja, baik di pasar, di kantor, di jalan, di rumah sakit, bahkan dalam keluarga di rumah, juga di sekolah. Bertindak lebih cepat karena tuntutan situasi, membuat orang mengabaikan perasaan orang-orang terdekat,

Maka

  • Sebelum kita membuat asumsi tentang seseorang, pastikan kita mempelajari fakta-fakta.
  • Sebelum kita menghakimi seseorang, pahamilah mengapa mereka seperti itu.
  • Sebelum kita menyakiti orang lain, pikirkan bagaimana perasaan kita jika kita berada di posisi mereka.
  • Sebelum kita mengucapkan kata-kata kita, pikirkan bagaimana kata-kata kita akan memengaruhi perasaan orang lain.

Disampaikan Dave Hedges