Dunia Majemuk yang Penuh Warna

“Views are better with your best friend by your side” ~ Peanuts (Snoopy)

peanut

Itu betul banget dan ideal banget. Bahagianya bisa menikmati semesta, diam tanpa kata, diam dalam kesunyian, ga ada perbantahan dan berbantahan (ribet amat ini maksudnya, ga ada perdebatan), menikmati langit bertabur bintang, sambil menunggu bintang yang melintas dan hanya mendengar gemericik air, sambil digigitin nyamuk 😀

Namun…pada kenyataannya tidak selalu demikian kan? Kita tidak selalu bisa merasa lebih baik karena kita berada di sisi seorang sahabat karena kita tinggal di dunia yang majemuk.

Kita mesti bisa duduk bersama dengan orang yang berbeda, orang yang tak sejalan, orang yang tak sama, orang yang tak selalu punya pendapat yang sama.
Di sinilah kita belajar, mengelola apa yang namanya tepa selira, peka, tenggang rasa dan toleransi dalam segala hal. Perdebatan (baca : diskusi) dan saling beradu argumen pasti akan selalu ada, asal disampaikan dengan santun.

Dunia yang majemuk adalah tempat kita berpijak, tempat kita dikirim untuk menjadi seseorang yang punya makna. Dunia majemuk, dunia yang penuh warna, pemandangan juga bisa dinikmati dengan orang yang berbeda dan tetap jadi sahabat.

selamat berakhir pekan…


Tetap Bersyukur

Repost, 20 Mei 2019, RS Harapan Kita

 

Kadang kita berpikir kalau masalah yang kita hadapi adalah masalah yang paling berat dan kita begitu takut menghadapinya, padahal itu semua belum apa-apa dibandingkan dengan masalah orang lain.

harkit1

Pagi tadi berjumpa beberapa orang ibu, yang mengantar anaknya dengan berbagai masalah penyakit jantung, ada usia 19 tahun mengalami bocor jantung sehingga tidak bisa melanjutkan kuliah, ada bayi usia 4 bulan kelainan katup jantung, ada keluarga yang terbang langsung dari Kualanamu, mendarat dan langsung menuju ke RS HK.

Ya Tuhan, beri aku hati yang bersyukur dan kuat karena apa pun yang kita hadapi sudah ada batasanNYA

Semoga anak-anak ini diberi kesembuhan dan orangtuanya diberi kekuatan lahir batin ?

harkit2

Catatan penting :

Matikan handphone, saat berada di rumah sakit, gunakan waktu untuk berbincang dan saling menguatkan satu sama lain.
Rumah Sakit salah satu tempat untuk mengungkapkan kasih tanpa batas, kami juga bisa berbagi bekal untuk sesama pasien yang sedang menunggu hasil, selain duduk mendengarkan keluhan para ibu saat dalam antrian.