#KamiPatuh

Hashtag di atas memang paling pas buat aku, yang memang pekerja. Kami patuh, terutamanya pada Pemerintah. Apalagi kalau sudah ada embel-embel “ini penugasan”. Duh.

Singkat cerita, besok, aku akan memasuki masa transisi menuju new normal life. Setelah 70 sekian hari dalam kondisi upnormal. Harus bersiap. Suka ga suka. Meninggalkan semua ke-upnormal-an yang telah coba dinikmati itu.

kb

Salah satunya dengan menikmati kegiatan positif untuk keseimbangan jiwa raga, dengan berkebun ala-ala aku. Berkebun yang murah meriah, dengan tanaman yang ada, yang sudah penuh dan terlalu banyak rumpi dengan teman2nya, dipisah2 ke pot baru supaya lebih subur. Ada sempat beli tanaman yang agak mahal, menurut aku, karena suka sama warna bunganya yang merah mengkilap. Ada juga diberi sama ibu sepuh di ujung jalan karena aku kerajinan jalan pagi dan ngintip2 tanamannya (hari ini diberi lagi lho satu pot).

Semua keasikan ini harus ditinggalkan, karena akan kembali bersiap, jalan pagi (lebih pagi seperti biasa) dan berangkat kerja. Kami patuh, semoga kegiatan positif lain selama masa upnormal, dapat diselip di antara waktu kerja new normal.

Dan…mari kita nikmati hasil kebun ini nanti sepulang kerja yang sesungguhnya di minggu new normal. Salam sehat. Semoga sehat dalam bekerja dengan mematuhi protokol kesehatan. Tetap (berusaha) bahagia


Tradisi di Masa Pandemi

Tradisi di Masa Pandemi
Silaturahmi dibatasi
Tali kasih tetap di hati
Bunga cinta di hari yang fitri

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H
Mohon maaf lahir batin. Puji syukur bulan Ramadhan di masa pandemi ini bisa dilalui, walau pasti sulit dan terasa berbeda buat teman dan saudara yang menjalankan Ibadah Puasa.

Ibadah di rumah saja. Pembatasan tradisi mudik demi keselamatan dan kesehatan orangtua atau keluarga yang dikunjungi. Ini berat pastinya tapi ini juga bentuk pengendalian diri dan kepatuhan kita. Hanya doa bisa dipanjatkan untuk kesehatan orang tua dan saudara-saudara kita.

Lebaran dan Ketupat adalah tradisi. Tradisi dengan banyak kenangan. Menyimpan sejuta rindu pada rumah masa kecil. Pada Bapak. Pada Ibu, yang selalu memasak hidangan Lebaran komplit sehari sebelum Idul Fitri. Rindu gulai kambing, opor ayam dan sambal goreng kentang ati plus kerupuk udang. Bersyukur pagi ini dapat menikmati ketupat itu dengan kenangan yang tersimpan.

WhatsApp Image 2020-05-24 at 09.53.59

WhatsApp Image 2020-05-23 at 15.17.29

Pagi ini kami juga tidak bisa nyekar ke makam, namun Lebaran dan Tradisi, Bapak Ibu dan kenangan di rumah masa kecil, akan selalu tersimpan manis….


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H
Mohon maaf lahir batin

Tak ada baju baru, karena tak perlu
Tak ada menu lebaran, karena pasar tutup
Tak ada mudik, karena pandemi
Tak ada berkunjung, karena jaga jarak
Tetap jaga tali silaturahmi walau tak sua
Tapi aku punya hati yang baru,
Untuk menyambut hari yang fitri
Selamat berlebaran
Mensyukuri hari kemenangan

WhatsApp Image 2020-05-23 at 22.41.48

#delaras #lebarandoodle #lebaranpoem