Museum Kata Andrea Hirata

Museum Kata adalah salah satu obyek yang harus dikunjungi saat berlibur di Belitung. Museum yang didirikan penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata ini terletak di Jalan Raya Laskar Pelangi No.7, Gantong, Belitung Timur. Mengapa wajib dikunjungi karena museum ini adalah museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia.

20171124_123223

Memasuki museum yang diresmikan pada bulan November 2012 ini tidak dipungut biaya, tapi pengunjung bisa masuk ke dalam museum dengan membeli buku yang berisi cuplikan kisah perjalanan novel Laskar Pelangi seharga Rp 50.000,- saja.

20171124_122559

Begitu memasuki pintu museum, pengunjung akan melewati halaman yang teduh dengan pepohonan dan dinding-dinding yang warna warni. Selain penuh warna, hampir di setiap dinding sarat pesan, baik melalui kata-kata maupun gambar dan foto.

20171124_120542

Ada beberapa ruang di dalam museum ini dan hampir semua tempat dapat menjadi spot pengambilan foto yang menarik. Ingatanku kembali ke perjalanan film Laskar Pelangi saat mengamati banyak gambar bintang para pemain film yang disutradarai Riri Riza tersebut. Demikian pula ternyata setiap ruang memiliki nama para tokohnya, ada Ruang Ikal, Ruang Lintang dan Ruang Mahar.

20171124_121211

20171124_120821

Di antara ruang besar di tengah bangunan museum dan Ruang Dapur dan Kantor Pos, terdapat ruang yang tidak kalah menariknya, sebuah ruang dengan meja belajar yang terletak di depan jendela yang terbuka lebar. Selain menjadi spot foto, ruang ini juga menjadi tempat yang menarik, betapa tidak, di salah satu dinding terdapat rak buku yang berisi buku novel Laskar Pelangi, yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia, menunjukkan karya sastra Indonesia telah dikenal dan melanglang buana. Patut dibanggakan dan patut dicontoh.

20171124_113233

20171124_113307

Bagian akhir dari museum terdapat Dapur yang sekaligus disulap menjadi Warung Kopi Kuli dan Kantor Pos. Hal yang sudah tidak pernah dilakukan lagi ya, mengirim surat atau kartu pos dengan tulisan tangan. Dengan biaya Rp 15.000,- aku membeli kartu pos dengan perangkonya, menuliskan sedikit pesan di lembar itu dan memasukkannya ke dalam kotak pos yang disediakan. Info dari penjaga kantor pos, kartu pos akan tiba di alamat tujuan sekitar satu bulan (catatan  : dikirim pada tanggal 24 November 2017). Namun sampai postingan ini ditulis, kartu pos itu belum tiba di tujuan.

IMG-20171124-WA0015

Selain sebagai lokasi pengiriman surat, ruang ini juga menjual berbagai merchandise, seperti gantungan kunci, kaos dan tote bag.

20171124_113427Di bagian luar museum, terdapat ruang semi terbuka, yang juga dicat warna warni. Banyak pengunjung menyukai bagian ini, selain penuh warna juga sarat dengan pesan yang bermakna.

20171124_122208

Mari berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata dan nikmati salah satu karya sastra anak bangsa dari Belitung yang telah mendunia. Museum ini dapat menjadi penyemangat dan inspirasi bagi para penulis Indonesia, untuk semakin meningkatkan karya-karyanya. Salam literasi

 

Nah bagaimana cara mencapai tempat ini, sekarang mudah, hanya membutuhkan tiket pesawat saja dan Maskapai Garuda Indonesia memiliki satu kali jam penerbangan langsung dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta menuju Bandara Tanjung Pandan di Belitung pada pukul 14.00 dengan waktu tempuh selama satu jam lebih 10 menit, keindahan Belitung dan Museum Kata Andrea Hirata dapat kita nikmati.

Tiket Pesawat Garuda Indonesia dapat kita peroleh dengan mudah melalui Skyscanner, tentunya mudah dan dengan harga yang memadai. Dengan masuk ke link berikut

https://www.skyscanner.co.id/maskapai/maskapai-garuda-indonesia-ga.html  

tinggal tetapkan lokasi bandara keberangkatan dan tetapkan tujuan yaitu Bandara Tanjung Pandan, Belitung, pilih tanggal keberangkatan dan kepulangan, maka mesin pencari akan mencari penerbangan yang sesuai dengan kondisi waktu dan keuangan kita. Nah mudah kan ? Tunggu apa lagi, yuk tetapkan liburan bersama Skyscanner.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh ID Corners dan Skyscanner

 


Nyamannya Bermalam Di Samosir Villa Resort, Tuktuk Siadong

Sudah lama ingin bermalam di resort ini, Samosir Villa Resort, selain karena tempatnya terlihat nyaman juga karena penginapan ini berada di lokasi berkontur menurun menuju ke tepian Danau Toba seperti pada umumnya penginapan di sekitar danau. Selain itu bangunan dan kamarnya pun unik dengan ornamen seperti ornamen Bali berbeda dengan hotel di sekitarnya.

20170903_085137

1504491657745Berlokasi di Jl. Lingkar Tuktuk Siadong, Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara 22395, kami sudah memesan kamar jauh-jauh hari. Sama seperti pemesanan kami sebelumnya, kami tidak mendapat kamar yang sesuai dengan pesanan kami pada hari pertama. Untungnya kami menginap dua malam, jadi pada malam pertama kami mendapat kamar di gedung baru di lantai tiga, lumayan melelahkan untuk mencapai ke sana dan jauh dari pemandangan atau view Danau Toba. Praktis untuk aku cukup melelahkan untuk jalan naik turun. Anak-anak masih pergi berenang setelah check in, sementara aku memilih berada di kamar saja. Aku turun untuk makan malam dekat hotel (baca postingan berikutnya ya RM Lomak 😉 )

20170902_175228

20170902_175138

20170902_175023

Daerah Tuktuk Siadong ini memang cukup ramai, ada banyak penginapan yang bisa dicoba, juga tempat makan yang enak. Daerah ini juga ramai dikunjungi wisatawan manca negara, juga di tempat kami menginap ini.

Malam kedua, kami mendapat dua kamar tidak jauh dari ruang makan dan kolam renang. Malam kedua kami menginap hujan turun cukup deras sehingga kami memilih untuk menikmati makan malam di hotel saja.

20170903_162155

Keesokan paginya, kami menunggu kapal untuk berkeliling danau tapi tak kunjung datang, sementara kami harus segera check out karena akan menyeberang kembali ke Prapat menuju Balige, jadi kami hanya berfoto di tepi danau lalu sarapan. Seharusnya jika ingin berkeliling danau agak pagi, kami bisa memesan satu hari sebelumnya.

1504491731543

Sarapan selama dua hari berada di sana sama, yaitu roti tawar yang bisa dipanggang dengan selai, mentega dan meises, kopi hitam yang enak dan teh, bubur kacang ijo, mie gomak, nasi goreng dan telur dadar.

20170904_081342

20170903_083856

Kamar-kamarnya luas dan bersih, dengan tempat tidur spring bed dan sprei yang bersih. Kamar-kamar di luar prediksi kami yang beberapa kali menginap di kamar hotel budget.

20170903_082044

Continue reading


Semalam Di Hotel Sitio Tio

Hotel Sitio Tio yang terletak di Jalan Aek Rangat No.71, Siogung-Ogung, Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, sebenarnya tidak sengaja dan tidak kami rencanakan dalam perjalanan liburan kami bulan September 2017 ini.

Ceritanya begini, jauh hari sebelum kami berangkat, kami sudah merencanakan untuk menginap di hotel S melalui sistem reservasi B*.com, namun ternyata setelah tiba di hotel tersebut, kamar yang kami terima tidak sesuai dengan apa yang menjadi pesanan kami. Kami pesan kamar Superior Double tapi kami mendapat kamar Standar, yang lokasinya tidak seperti yang kami harapkan. Jadi kami batalkan menginap di hotel S, yang beberapa tahun lalu pernah kami singgahi. Jujur, kami kecewa.

20170902_083446

Singkat cerita, karena hari sudah malam, kami segera mencari hotel terdekat, masih di sekitar Pemandian Air Panas Pusuk Buhit dan Puji Tuhan, kami dapat hotel yang lebih bagus, kamar yang lebih luas, tempat parkir yang lebih nyaman dan tentunya dengan pemandangan yang jauh lebih indah (yang bisa kami nikmati keesokan paginya), oh ya satu lagi dengan harga yang lebih murah.

20170902_08350720170902_08334220170902_083523

 

Kami memesan 2 kamar bersebelahan ditambah satu ekstra bed karena jumlah kami berlima. Kamar hotel memang hampir terisi semua karena saat itu hari libur 1 September 2017 sehingga kami dapat kamar hotel dengan view menghadap bukit. Pagi hari banyak yang sudah meninggalkan hotel setelah sarapan sehingga kami bisa menikmati hotel dengan pemandangan indahnya.

Suasana tenang, di kejauhan kami mendengar suara orang bernyanyi di antara deburan ombak air danau. Kamar bersih walau minimalis.

Harga kamar sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Sedangkan untuk ekstra sarapan dikenakan biaya Rp 20.000,- per orang. Sarapan standar nasi goreng, bihun dan telur dadar, juga kopi dan teh manis.

20170902_081629

Hotel Sitio Tio ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki menuju pemandian air panas Pusuk Buhit, sayang kami datang terlalu larut malam sehingga tidak sempat mandi di sana.

Kunjungan berikutnya kami berencana menginap lagi di tempat ini 😉 Berminat ? Silakan hubungi nomer berikut (0626) 20036 atau HP No 0812-9446-1240