Buku Perdana Bersama Ellunar Publisher

Puji syukur, pada hari Selasa, 11 Maret 2020, akhirnya aku menerima empat buah buku antologiku yang terbit melalui Ellunar Publisher.

Buku-buku itu adalah buku Kumpulan Puisi “LIMA” sebagai keikutsertaanku di Event Lomba dalam rangka HUT Ellunar yang ke-5. Lalu tiga buah buku antologi lain yang kuikutsertakan dalam event NURAM (Nulis Rame-rame) bulan Februari 2020, yaitu NURAM Tosca (2) yang berupa Kumpulan Cerpen berjudul Lola dan Kala dan Kumpulan Puisi berjudul Pergi Bersama Angin. Dan NURAM Jingga yang berjudul Datang Bersama Ombak.

Awal perkenalanku dengan Ellunar Publisher ini dari status FB Ilda Siregar. Kemudian diinfokan bahwa ada event HUT kelima Ellunar, jadilah aku ikut pada event tersebut

POSTER LIMAEvent yang batas pengumpulan naskahnya pada 20 Desember 2019 dan diumumkan pada 20 Januari 2020 ini kuikuti keduanya, yaitu Puisi dan Cerpen. Namun Puji Tuhan, yang lolos adalah yang Puisi. Tak menduga sebenarnya karena aku tidak pandai membuat puisi. Namun aku sungguh bersyukur karena ternyata pesertanya banyak sekali.

Ketiga antologi yang lain, aku ikuti dari pengumuman di Instagram. Event NURAM ini diadakan setiap bulan. Dan yang aku suka, Ellunar Publisher ini tepat waktu dan sesuai jadwal. Penulis yang mendaftar dan terpilih, akan diundang masuk kedalam WAG. Dalam WAG nanti ada admin yang menjadi time keeper, agar naskah masuk tepat waktu.

ellunar

Event bulan Februari ini akhirnya selesai dan tiba dalam bentuk fisik buku pada Maret 2020, luar biasa. Dan tentu dengan kualitas karya yang bagus. Salut pada Ellunar, yang berdedikasi pada penulisan karya buat penulis macam aku.

Mau tahu lebih banyak tentang Ellunar? Silakan klik di sini ya – Ellunar Publisher. Selamat membaca

 

 


Aku dan Alam Semesta ON Air di RPK FM

Sabtu, 7 Maret 2020, Bincang Buku “Aku dan Alam Semesta” dengan penulis de Laras dan ilustrator @nengtantiamelia.

IMG-20200304-WA0013

20200307_100605

Acara diselenggarakan di Radio Pelita Kasih @963rpkfm yang bertempat di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, dari pukul 10.00 – 11.00, bersama para penyiar Mbak Ayu, Mas Jun dan Mbak Merry, serta operator Kak Angel.

Screenshot_2020-03-07-10-33-26

Acara non komersial ini terselenggara bersama komunitas Goodreads Indonesia, sebuah komunitas pembaca buku (ter) besar di Indonesia dengan jumlah pembaca sekitar 5.000 orang.

20200307_093443

IMG-20200307-WA0001

Bincang buku selama 1 jam ini dibagi dalam 4 segmen, juga mengundang interaksi bersama pendengar dengan kuis berhadiah buku “Aku dan Alam Semesta”. Terima kasih pada bang Jimmy Simanungkalit yang sudah mengundang kami untuk hadir.
.
Bagi yang tidak sempat mendengar langsung, live streaming kami dapat didengarkan di channel Youtube.

#delaras
#delarassemesta

@klubsiarangri
#klubsiaranGRI
#goodreadsindonesia
#bacaituseru
#akudanalamsemesta


International Woman’s Day bersama Laras Kanita

Bangga dan bersyukur bisa berada di antara mereka, para penabuh dan gerong senior (lintas angkatan dari alumni Tarakanita angkatan 1970 an sampai 2017).

covfotLaras Kanita dibentuk 8 bulan lalu (tepatnya bulan Juli 2019) dan sudah tampil sebanyak 4 kali (HUT Tarki, Swarga Loka, Dua Tanda danThe Half Patiunus). Seperti kata mbak @Hetty, kita bukan hanya punya tanggungjawab pada Almamater dengan bergabung di sini tapi juga pada nenek moyang untuk meneruskan dan melestarikan budaya uri-uri adi luhung ini pada generasi kami dan generasi berikutnya.

m3Pada hari Sabtu, 7 Maret 2020, bertempat di Museum Nasional Jakarta, dalam rangka memperingati International Woman’s Day (8 Maret 2020), Laras Kanita tampil yang kelima atau yang pertama di tahun 2020. Dengan membawakan 10 lagu dalam 3 segmen dalam iringan gending Jawa.

m2m6m4Lagu yang dibawakan oleh 9 penggerong dan 9 orang penabuh dibawah asuhan pelatih Bapak Suliyanto adalah : Ayun-Ayun, Ayun-Ayun Tanjung Gunung, Ayo Ngguyu, Nuswantoro, P4, Praon, Empat Pilar, Suwe Ora Jamu, Serayu, Kuwi Apa Kuwi dan Bersih Desa.

Foto bersama Turis Jepang yang tidak beranjak selama penampilan kami

Kiranya kami terus dimampukan untuk melestarikan budaya ini pada teman-teman seangkatan kami, pada generasi yang lebih muda dan pada semua orang untuk mengenali salah satu kesenian karawitan dari Jawa ini.