Dunia Majemuk yang Penuh Warna

“Views are better with your best friend by your side” ~ Peanuts (Snoopy)

peanut

Itu betul banget dan ideal banget. Bahagianya bisa menikmati semesta, diam tanpa kata, diam dalam kesunyian, ga ada perbantahan dan berbantahan (ribet amat ini maksudnya, ga ada perdebatan), menikmati langit bertabur bintang, sambil menunggu bintang yang melintas dan hanya mendengar gemericik air, sambil digigitin nyamuk 😀

Namun…pada kenyataannya tidak selalu demikian kan? Kita tidak selalu bisa merasa lebih baik karena kita berada di sisi seorang sahabat karena kita tinggal di dunia yang majemuk.

Kita mesti bisa duduk bersama dengan orang yang berbeda, orang yang tak sejalan, orang yang tak sama, orang yang tak selalu punya pendapat yang sama.
Di sinilah kita belajar, mengelola apa yang namanya tepa selira, peka, tenggang rasa dan toleransi dalam segala hal. Perdebatan (baca : diskusi) dan saling beradu argumen pasti akan selalu ada, asal disampaikan dengan santun.

Dunia yang majemuk adalah tempat kita berpijak, tempat kita dikirim untuk menjadi seseorang yang punya makna. Dunia majemuk, dunia yang penuh warna, pemandangan juga bisa dinikmati dengan orang yang berbeda dan tetap jadi sahabat.

selamat berakhir pekan…


Berawal dari Sini

Semua berawal dari sini, dari cerita masa kanak-kanak yang ayah sampaikan ketika kami melihat “bintang kejora”. Penulisan buku “Aku dan Alam Semesta” dimulai dari satu naskah cerita ini, berlanjut pada sembilan cerita lainnya. Bintang kejora yang selalu kucari di malam hari, untuk memanjatkan doa pada Sang Pencipta di masa kecil, seperti cerita ayah.

Banyak hal yang masih menjadi misteri mengenai alam semesta, bukan hanya bagi anak-anak tapi juga bagi orang dewasa.

20190917_125727IMG-20190914-WA0021“Kupandang langit penuh bintang bertaburan, tampak sebuah lebih terang cahayanya, itulah bintangku bintang kejora yang indah selalu…”

Cerita ayah dan lagu ini adalah hal yang perlu diluruskan bahwa kejora adalah sebuah planet, yang bernama planet …….

Simak cerita selengkapnya dalam “Aku dan Alam Semesta” yang terdiri dari 10 naskah cerita dan 41 gambar warna warni yang menarik. Cerita biasa yang dinarasikan dengan luar biasa.

Berminat mendapat harga pre order untuk buku ini? Japri saja ya 😉