Sharing Dasar Penulisan Berita dan Opini

Pada hari ini, Kamis, 14 Oktober 2021, aku turut berbagi pengalamanku mengenai Dasar Penulisan Berita dan Opini, secara daring, atas undangan Kepala Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) OR PPT BRIN, Bapak Arief Arianto, M.Sc Agr.

IMG-20211013-WA0075

5

Sharing ini dihadiri oleh pegawai di lingkungan PTA, Tim Majalah BTP dan dari luar yang berminat. Jumlah terbanyak peserta adalah 57 orang.

Acara dibuka dan ditutup langsung oleh Kepala PTA, Bapak Arief, yang di tengah kesibukan beliau menyempatkan untuk hadir.

1

3

Pemaparan diawali dengan pembukaan berupa quote dari para penulis dunia, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai induk dari materi hari ini yaitu Jurnalistik, Unsur Penulisan Berita dan Penulisan Opini serta beberapa tips untuk tayangan berita pada Social Media.

Acara yang berlangsung selama dua jam ini, berjalan dengan baik, terdapat interaksi dari para peserta baik melalui kolom chat ataupun pertanyaan dan tanggapan langsung.

15

Di bagian akhir, terdapat empat latihan yang diberikan pada peserta yaitu Apakah Menulis itu Mudah atau Sukar, Gambar Batu, Berita tentang Sago Mee dan Opini tentang Pemindahan Ibu Kota Baru.

Akhir kata, mohon maaf jika ada salah kata, aku mengucapkan terima kasih pada Bapak Kepala Pusat dan Panitia yang telah memfasilitasi kegiatan ini juga pada kehadiran seluruh peserta, semoga sharing ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi para peserta untuk mulai menulis.

 


Sago Mee, Mie Instant Hasil Inovasi PTA*)

Mie biasanya terbuat dari tepung terigu. Sago Mee adalah hasil inovasi dari Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) OR PPT (dulu BPPT). Mie ini  berbahan baku sagu. Sago Mee memiliki aneka varian rasa seperti ayam bawang, laksa bangka, soto pedas maupun mie goreng,  dalam kemasan 70 gr.

Papan Nuansa Isabela

Menurut Bapak Ir. Arief Arianto, M.Agr (Kepala Pusat Teknologi Agroindustri OR PPT), tidak semua negara diberi anugerah tanaman sagu. Lebih dari 95% tanaman sagu dunia hanya dapat ditemui di Indonesia, Papua Nugini dan Malaysia. Lebih dari 50% atau tepatnya 55% tanaman sagu dunia, terdapat tumbuh di Indonesia dengan luas sekitar 1,5 Juta Ha.

Pemanfaatan sagu menjadi produk mie sagu, merupakan upaya inovasi teknologi yang dilaksanakan PTA – OR PPT untuk memberdayakan tanaman asli Indonesia.

Di Kabupaten Bangka tanaman sagunya disebut sagu rumbia. Ini unik karena tumbuh di lahan yang memiliki kandungan mineral. Sagu ini kemudian dadikan mie instan dengan kualitas tinggi dan terjamin, dimana warna produknya putih dan bersih

Hilirisasi dan komersialiasi teknologi produk mie sagu dilakukan melalui kolaborasi dengan industri yaitu PT Langit Bumi Lestari dan PT Bangka Asindo Agri. Perusahaan tapioka ini mengolah sagu menjadi mie yang nikmat di lidah. Sago Mee adalah produk mie pertama di dunia yang menggunakan bahan sagu.

Keunggulan Sago Mee adalah

    • Bebas Gluten, Tinggi Serat dan Non Genetic Modified Organism (Non GMO)
    • Kadar RS : 3-4 kali lebih besar daripada Mie Terigu. Kadar RS yang tinggi bermanfaat untuk Pencernaan
    • Tergolong dalam kelompok Indek Glikemik (IG) Rendah. Indek Glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan perubahan Pati menjadi Gula dalam tubuh. IG yang rendah baik untuk Penderita Diabetes, Auto Imun, Diet Rendah Gula, dll
    • Memberikan efek kenyang tetapi tidak menggemukkan

Sago Mee sudah banyak dipasarkan secara online dengan harga yang cukup bervariasi mulai dari Rp 10.000,- per cup nya. Diantaranya ada di Tokopedia dan Shopee.

Kali ini, aku mencoba menikmati Sago Mee Rasa Soto Pedas. Cara mengolahnya cukup mudah dan hanya memerlukan waktu selama 3 menit saja. Cukup tuangkan air panas dan tunggu sampai mie lunak. Lalu masukkan bumbu soto dan sambal. Aduk rata dan siap dinikmati.

Rasanya enak. Tekstur mie nya juga lembut. Tidak terasa beda dengan mie yang terbut dari tepung terigu. Bumbu sotonya terasa pas dan wangi soto kuat Pedasnya cukup terasa buat aku yang kurang suka pedas. Jika tidak terlalu suka pedas, bisa mengatur sambal dalam sachet secukupnya kedalam cup.

Sebagai masukan, untuk ke depannya, diharapkan ada pelengkap tambahan seperti bawang goreng dan sayuran kering yang bisa dicampurkan kedalam mie ini. Tentu akan terasa lebih nikmat.

Nah buat kamu penggemar Mie tapi punya banyak kendala, seperti diabetes, kelebihan berat badan dan atau mencari produk gluten free, Sago Mee adalah salah satu solusinya. Harganya juga terjangkau. Selamat menikmati.

s4

Sumber tulisan : Pribadi dan www.sagomee.com

*) PTA adalah Pusat Teknologi Agroindustri di Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi (OR PPT) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)


Webinar Nasional Riset dan Inovasi Industri Halal, 21 September 2021

Pada hari ini, Selasa, 21 September 2021 telah berlangsung Webinar Nasional Riset dan Inovasi Industri Halal dengan mengangkat tema Pengembangan Riset Sains Halal & Inovasi Produk Halal dalam Mendukung Indonesia Menjadi Pusat Produsen Produk Halal Global.

WhatsApp Image 2021-09-21 at 06.04.17

Acara ini disiarkan melalui daring Link zoom: https://bit.ly/WebinarNasionalRisetdanInovasiProdukHalal dan live streaming di YouTube KNEKS

Dengan Keynote Speaker:

  • Sri Mulyani* (Menteri Keuangan RI & Sekretaris KNEKS), yang diwakili Bapak Suminto, Staf Ahli Menteri Keuangan RI
  • Laksana Tri Handoko (Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional)
  • Ventje Raharjo (Direktur Eksekutif Manajemen Eksekutif KNEKS)
  • Prijono (Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia)

WhatsApp Image 2021-09-21 at 09.22.28

Narasumber:

  • Ir. Arief Arianto, M.Sc (Ketua PTA OR PPT BRIN)
  • Dr. Satriyo Krido Wahono, ST (Kepala BPTBA – LIPI – BRIN)
  • Prof. Dr. Ir. Khaswar Syamsu, M. Sc (Kepala Halal Science Center IPB University)
  • Prof. Dr. apt. Nurkhasanah (Kepala Halal Center Universitas Ahmad Dahlan)
  • Endang Saraswati, MBA (Head of R&D SEAA PT Unilever Tbk BPC Unilever Muslim Centre of Excellence)
  • dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK (R&D Director Wardah Cosmetics PT. Paragon Technology and Innovation

WhatsApp Image 2021-09-21 at 09.36.14

Acara ini dipandu oleh moderator yaitu Hayati Zahri (Analis Tingkat 1 Pengembangan SDM Ekonomi Syariah).

WhatsApp Image 2021-09-21 at 09.38.29 (1)

WhatsApp Image 2021-09-21 at 10.02.33

WhatsApp Image 2021-09-21 at 10.29.38

WhatsApp Image 2021-09-21 at 10.34.28

WhatsApp Image 2021-09-21 at 10.59.10

WhatsApp Image 2021-09-21 at 11.01.02

WhatsApp Image 2021-09-21 at 11.33.12

WhatsApp Image 2021-09-21 at 11.18.14

WhatsApp Image 2021-09-21 at 12.01.10

WhatsApp Image 2021-09-21 at 12.09.57

WhatsApp Image 2021-09-21 at 12.21.39

Terima kasih pada semua narasumber dan Panitia yang telah menyelenggarakan Webinar yang bermanfaat untuk menambah wawasan ini, terutama terkait riset dan inovasi yang dilakukan dalam rangka mendukung produk halal yang beredar di masyarakat.

Buat teman-teman yang membutuhkan materi paparan, bisa hubungi aku karena Panitia akan membagikannya pada peserta webinar. Salam